- Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan pihaknya belum menerima surat resmi dari FIFA terkait wacana play-off tambahan Piala Dunia 2026.
- PSSI memilih tidak berandai-andai dan menunggu kejelasan hitam di atas putih menyikapi rumor mundurnya Timnas Iran akibat isu geopolitik.
- Presiden FIFA Gianni Infantino memastikan Timnas Iran tetap akan tampil di Piala Dunia 2026, sekaligus mematikan rumor kekosongan slot peserta.
Suara.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir secara tegas enggan mengomentari lebih jauh perihal isu adanya playoff tambahan Piala Dunia 2026 sebagai respons FIFA atas situasi Iran.
Timnas Iran, terancam gagal tampil di Piala Dunia 2026 setelah negara mereka terlibat perang dengan Amerika Serikat dan sekutunya, rezim Zionis Israel.
Situasi Iran disebut-sebut membuat FIFA bakal membuat playoff khusus untuk mencari tim pengganti skuad Singa Persia.
Rumor itu membuka peluang Timnas Indonesia yang sudah tersingkir, untuk kembali memiliki harapan tampil di Piala Dunia 2026.
Namun, Erick Thohir buru-buru meluruskan. PSSI disebutnya tak akan banyak komentar mengingat belum adanya hitam di atas putih perihal rumor tersebut.
Bantahan PSSI ini juga diperkuat oleh sikap Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang memastikan status Timnas Iran tetap aman terlepas dari gejolak geopolitik saat ini.
"Saya belum dapat hitam di atas putihnya dari FIFA, jadi saya tidak berani berasumsi yang tidak pasti begitu," kata Erick Thohir kepada awak media, Kamis (16/4/2026).
Pernyataan tersebut menjadi jangkar bagi federasi agar tidak terjebak dalam euforia semu yang sama sekali belum memiliki dasar hukum konkret.
Dengan belum adanya kepastian arah dari markas besar sepak bola dunia, PSSI secara institusi memutuskan untuk sekadar memantau perkembangan situasi tanpa mengambil langkah reaktif.
Baca Juga: Pascal Struijk Jadi Rebutan 3 Klub Premier League, Makin Susah Dibujuk Bela Timnas Indonesia?
Bantahan dari Presiden FIFA
Di tengah penantian akan kejelasan nasib tersebut, otoritas tertinggi sepak bola dunia justru memberikan pukulan telak terhadap rumor kualifikasi darurat ini.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, secara terbuka menjamin bahwa partisipasi negara-negara Timur Tengah, khususnya Iran, sama sekali tidak terancam pencoretan.
"Tim Iran pasti akan datang. Kami berharap pada saat itu, tentu saja, situasinya akan damai. Itu pasti akan membantu," tegas Infantino.
Deklarasi langsung dari sosok nomor satu di FIFA ini secara otomatis meredam segala spekulasi mengenai kemungkinan adanya slot kosong peserta.
Konflik Iran dan Amerika Serikat
Berita Terkait
-
PSSI Respons Rumor Play-Off Tambahan Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Jadi Peserta?
-
Dean Zandbergen Menggila di Belanda, Calon Striker Timnas Indonesia Panen Penghargaan
-
Harus Penuhi Syarat Rumit, Timnas Indonesia Diambang Tersingkir dari Piala AFF U-17 2026
-
Naturalisasi Disetop Sementara, Erick Thohir Pilih Timnas Indonesia Tampil Apa Adanya
-
PSSI Stop Naturalisasi, Bagaimana Nasib Luke Vickery?
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Cekcok Dua Anggota DPRD Riau Berujung Bentrok, Golkar Pusat Minta Maaf
-
Bedak Tabur Viva Face Powder untuk Kulit Sawo Matang No Berapa? Ini Pilihan Shade yang Paling Cocok
-
Bahlil soal Antrean BBM di Sumatera: Bukan Minyak Habis, tapi Sopir Tangki Mogok
-
DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
-
Kematian Dokter PPDS di Siak Masih Misteri, 4 Orang Diperiksa
-
Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi
-
Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu
-
KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing
-
Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol
-
Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang