Bola / Bola Indonesia
Senin, 20 April 2026 | 11:26 WIB
Pesepak bola Timnas Indonesia U-17 Fadly Alberto berebut bola di udara dengan penjaga gawang Timnas Zambia U-17 Christo Chitambala pada laga Grup H Piala Dunia U-17 di Lapangan 7 Aspire Zone, Doha, Qatar, Selasa (4/11/2025). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/fzn/bar]
Baca 10 detik
  • Tiga pemain muda terlibat aksi kekerasan saat laga Bhayangkara FC kontra Dewa United di Stadion Citarum, Minggu (19/4/2026).
  • Pelatih Nova Arianto menyayangkan tindakan tidak sportif tersebut dan memastikan pihaknya sedang mendalami kronologi kejadian di lapangan.
  • Pemain tim nasional yang terbukti bersalah dalam insiden tersebut terancam menerima sanksi tegas hingga pencoretan dari skuad Garuda.

"Seandainya benar ada pemain timnas usia muda yang terlibat pastinya ada konsekuensi yang akan diberikan."

"Karena sudah seharusnya pemain timnas Usia Muda memberikan contoh yang baik kepada pemain lainnya," tegasnya.

Nova juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi rasa hormat di lapangan. Menurutnya, tindakan kekerasan hanya akan menghambat perkembangan pemain dan mencederai nilai-nilai olahraga.

"Selalu respect dengan apapun yang berada di lapangan. Semoga menjadi pembelajaran bersama agar kejadian tersebut tidak terjadi kembali," tutupnya.

Load More