- Borneo FC dan Persija Jakarta meraih kemenangan pada pekan ke-28 BRI Super League, Sabtu (18/4/2026).
- Persib Bandung tetap memimpin klasemen sementara dengan 64 poin meskipun para pesaingnya berhasil mengamankan poin penuh.
- Pelatih Bojan Hodak menargetkan kemenangan bagi Persib saat menghadapi Dewa United di Banten, Senin (20/4/2026).
Suara.com - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menanggapi santai kemenangan Borneo FC dan Persija Jakarta di pekan ke-28 kompetisi BRI Super League 2025/2026.
Kedua tim tersebut merupakan pesaing terdekat Persib Bandung di papan atas klasmen dalam berburu gelar juara musim ini.
Borneo FC pada pekan ke-28 kompetisi BRI Super League 2025/2026, berhasil meraih kemenangan atas tuan rumah PSM Makassar.
Kemenangan 2-1 atas PSM Makassar, Sabtu (18/4/2026), membuat Borneo FC mengumpulkan 63 poin dan berada di peringkat kedua.
Sedangkan Persija, pada pekan ke-28 berhasil menaklukkan tuan rumah PSBS Biak dengan skor tipis 1-0, Sabtu (18/4/2026).
Hasil yang diraih pada pertandingan tersebut, membuat skuad Macan Kemayoran mengumpulkan 58 poin dan menempati posisi tiga.
Menurut Bojan Hodak, meski kedua tim tersebut berhasil mengamankan poin penuh di pekan ke-28, namun posisi Persib masih di puncak klasemen dengan mengumpulkan 64 poin.
Persib juga baru akan melakoni pertandingan pekan ke-28 kompetisi BRI Super League 2025/2026, Senin (20/4/2026), menghadapi Dewa United.
Selain itu, Bojan Hodak merasa timnya tidak berada dalam tekanan dengan situasi ini, justru tim pesaing yang tertekan lantaran harus mengejar poin Maung Bandung.
Baca Juga: Kemenangan atas Bali United Jadi Modal Beckham Putra Hadapi Dewa United
"Saya pikir karena kami berada di posisi nomor satu, mereka justru memiliki tekanan lebih besar setiap minggunya untuk mengejar kami daripada tekanan untuk kami," kata Bojan Hodak.
Lebih lanjut Bojan Hodak menuturkan, jelang pertandingan menghadapi Dewa United, anak asuhnya tidak merasa terbebani.
"Bagi kami, seperti yang sudah saya katakan, pertandingan ini tidak akan menentukan segalanya, jadi saya tidak merasa kami benar-benar tertekan," ujarnya.
Meski demikian, pada pertandingan pekan ke-28 kompetisi BRI Super League 2025/2026 skuad Maung Bandung akan tetap berusaha menampilkan permainan terbaiknya.
Lantaran, Persib datang ke Banten International Stadium, Senin (20/4/2026), dengan target membawa pulang poin penuh.
"Kami hanya perlu turun ke lapangan dan berusaha memberikan yang terbaik," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
-
Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
Terkini
-
Ditepikan Barcelona, Legenda Arsenal Intip Peluang Boyong Marcus Rashford?
-
Semarak Dirgahayu ke-96 PSSI, Momen Kendal Tornado FC dan Deltras Gelar Potong Tumpeng
-
Jelang Akhir Musim, Umuh Muchtar Ingatkan Pemain Persib Bandung Fokus dan Waspada
-
Tak Fokus ke Satu Nama, Bojan Hodak Minta Persib Bandung Waspadai Semua Pemain Dewa United
-
Usai Adu Kepala, Erling Haaland Lempar Komentar Pedas untuk Gabriel Magalhaes
-
Pemain Timnas Indonesia Barbar Lakukan Tendangan Kungfu, Nova Arianto Geram!
-
Insiden Tendangan Kung Fu Berujung Sanksi Berat? Nova Arianto Beberkan Nasib Fadly Alberto Cs
-
Venue Pertandingan Kontra PSIM Yogyakarta Diganti Tiba-tiba, Pelatih Persija Tetap Santai
-
Hokinya Joey Pelupessy, Kalah Justru Berpotensi Main di Kasta Teratas Liga Belgia
-
Kronologi Tendangan Kungfu Eks Timnas Indonesia U-17, Berawal dari Protes Gol Kontroversial