Bola / Liga Italia
Kamis, 23 April 2026 | 13:21 WIB
Ilustrasi logo Liga Italia Serie A. (ANTARA/Gilang Galiartha)
Baca 10 detik
  • Kepolisian Italia membongkar sindikat prostitusi mewah di Milan yang melibatkan puluhan pesepak bola Serie A serta pembalap F1.
  • Sindikat berkedok perusahaan acara ini menyita aset senilai 20 miliar rupiah dan diduga memfasilitasi penggunaan gas ketawa terlarang.
  • Empat pelaku utama kini berstatus tahanan rumah atas dakwaan eksploitasi, perbantuan prostitusi, dan tindak pidana pencucian uang berskala besar.

Suara.com - Skandal prostitusi kelas atas yang berhasil dibongkar oleh kepolisian Italia kini menyeret puluhan nama pesepak bola top dari klub-klub raksasa Serie A.

Meskipun puluhan nama pemain dari Inter Milan, AC Milan, hingga Juventus tercatat sebagai pelanggan, pihak berwenang memastikan mereka tidak berstatus sebagai tersangka kriminal.

Kasus memalukan ini meledak setelah sebuah perusahaan penyelenggara acara di Milan terbukti menjadi kedok bagi sindikat penyedia jasa pendamping wanita dan pesta liar berfasilitas gas ketawa.

Kedok Pesta Mewah dan Nilai Transaksi Fantastis

San Siro Akan Rata dengan Tanah, 91% Stadion Ikonik Milan-Inter Bakal Dihancurkan [@FutbolShIrTALIA]

Investigasi mendalam kepolisian Italia akhirnya berujung pada penangkapan empat tersangka utama serta penyitaan aset senilai 1,2 juta euro atau lebih dari 20 miliar rupiah.

Sindikat ini beroperasi secara sangat rapi dengan menawarkan paket acara super mewah yang meliputi penginapan hotel eksklusif, pesta tertutup, hingga penyediaan wanita panggilan.

Fakta mengejutkan terungkap ketika laporan keuangan agensi tersebut menunjukkan bahwa para pesepak bola Serie A telah menghabiskan dana lebih dari 194 ribu euro melalui transfer bank.

Namun, kepolisian setempat memilih untuk tetap merahasiakan identitas para atlet olahraga tersebut dari surat perintah penangkapan demi mematuhi regulasi hukum privasi.

Di bawah hukum Italia yang berlaku saat ini, tindakan prostitusi itu sendiri bukanlah sebuah kejahatan, namun mengambil keuntungan dari praktik tersebut adalah tindakan ilegal.

Baca Juga: Klasemen Liga Italia: Inter Makin Kokoh di Puncak, Napoli Tertahan, AC Milan Tumbang

Rekaman Penyadapan yang Menggemparkan

Selain pesepak bola yang berlaga di kompetisi Italia, daftar panjang pelanggan VIP sindikat ini juga mencakup seorang pembalap Formula 1 (F1) yang identitasnya dirahasiakan.

Harian olahraga ternama Italia, La Gazzetta dello Sport, bahkan berani membocorkan transkrip rekaman penyadapan telepon antara rekan sang pembalap F1 dengan pihak agensi penyedia jasa.

"Saya punya teman seorang pembalap Formula 1 dan dia menginginkan pacar bayaran. Bisakah kita mencarikannya?"

"Saya akan mengirimkan yang dari Brasil untuknya,"

Rekaman penyadapan lainnya juga membongkar kisah mencengangkan dari seorang wanita yang mengaku hamil tiga minggu usai menghabiskan malam bersama seorang pesepak bola terkenal.

Load More