- Kepolisian Italia membongkar sindikat prostitusi mewah di Milan yang melibatkan puluhan pesepak bola Serie A serta pembalap F1.
- Sindikat berkedok perusahaan acara ini menyita aset senilai 20 miliar rupiah dan diduga memfasilitasi penggunaan gas ketawa terlarang.
- Empat pelaku utama kini berstatus tahanan rumah atas dakwaan eksploitasi, perbantuan prostitusi, dan tindak pidana pencucian uang berskala besar.
Bahkan, percakapan internal agensi mengonfirmasi adanya permintaan khusus dari klien terkait penyediaan dinitrogen oksida atau gas ketawa yang dilarang penggunaannya secara rekreasional di Italia.
Latar Belakang Skandal Gaya Hidup Atlet
Sebagai informasi latar belakang, skandal ini menjadi pukulan telak bagi citra kompetisi sepak bola Italia yang belakangan tengah berjuang keras memperbaiki nilai komersialnya di mata global.
Kasus yang menyeret sekitar 70 atlet dari klub raksasa seperti Juventus, Inter Milan, AC Milan, dan Hellas Verona ini membuktikan betapa rentannya gaya hidup mewah pesepak bola muda terhadap pusaran hiburan gelap.
Lokasi perputaran uang dan pesta ilegal ini nyatanya tidak hanya terpusat di kawasan elite Milan, tetapi juga menjangkau hingga ke pulau wisata terkenal di Yunani, yakni Mykonos.
Jerat Hukum bagi Pelaku Utama
Kini, pemilik perusahaan acara yang terdiri dari seorang pria dan wanita, beserta dua karyawan mereka, telah secara resmi dijatuhi hukuman tahanan rumah.
Keempat tersangka utama tersebut didakwa dengan pasal berlapis tentang eksploitasi, perbantuan praktik prostitusi, hingga tindak pidana pencucian uang berskala besar.
Pihak jaksa penuntut umum di Italia memberikan rilis resmi terkait temuan investigasi dari praktik bisnis gelap yang mengeksploitasi gaya hidup para atlet papan atas ini.
Baca Juga: Klasemen Liga Italia: Inter Makin Kokoh di Puncak, Napoli Tertahan, AC Milan Tumbang
"Telah memusatkan bisnis mereka pada perekrutan perempuan yang bersedia berpartisipasi dalam acara yang diselenggarakan dan siap untuk juga memberikan layanan seksual, yang kemudian diberi upah, untuk klien yang sangat kaya yang bersedia menghabiskan uang dalam jumlah besar."
Berita Terkait
-
Gaji Skuad Sassuolo Dibongkar Media Italia, Jay Idzes Tembus Puluhan Miliar Rupiah
-
Juventus Ikut Buru Kiper Cadangan Manchester City
-
Klasemen Liga Italia: Inter Milan Semakin Dekat dengan Juara, Butuh Dua Kemenangan Lagi
-
Jadwal Liga Italia Pekan ke-33: Napoli vs Lazio hingga AS Roma vs Atalanta
-
Dinar Candy Tolak Tawaran Kencan Rp1 Miliar: Aku Gak Jualan, Rezekiku Masih Banyak
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas