- Burnley resmi terdegradasi ke EFL Championship setelah kalah 0-1 dari Manchester City di Stadion Turf Moor, Kamis.
- Pelatih Scott Parker mengakui kegagalan timnya bersaing di Liga Inggris musim 2025/2026 karena keterbatasan kualitas skuad.
- Burnley tertahan di posisi ke-19 dengan 20 poin dan tidak mampu mengejar ketertinggalan dari batas aman degradasi.
Suara.com - Pelatih Burnley, Scott Parker, mengatakan skuadnya sudah memberikan segalanya di Liga Inggris 2025/2026 meski akhirnya terdegradasi dan harus bermain di EFL Championship 2026/2027.
"Tim sudah memberikan semuanya. Namun memang kualitas kami tidak cukup untuk bersaing di liga ini," ujar Parker, dikutip dari laman klub, Kamis.
Burnley terlempar dari Liga Inggris musim ini setelah kalah 0-1 dari tim tamu Manchester City pada laga di Stadion Turf Moor, Burnley, Kamis dini hari WIB.
Satu gol dari Erling Haaland membuat Burnley kini menghuni posisi ke-19 klasemen sementara Liga Inggris dengan 20 poin dari 34 pertandingan.
Dengan empat laga tersisa, Burnley tidak dapat melewati peringkat ke-18 yang menjadi batas akhir degradasi meskipun memenangi semua pertandingan terakhirnya karena tim di peringkat ke-17 West Ham United sudah mengumpulkan 33 poin dan baru menjalani 33 pertandingan.
"Tirai itu sudah tertutup. Kami gagal dan sudah mendatangkan kekecewaan. Kami menghadapi banyak kesulitan dan tidak bisa bertahan," tutur Parker.
Juru taktik yang menangani Burnley sejak 2024 itu pun meminta timnya untuk berbenah dan mengevaluasi diri.
"Kami harus belajar dari kesalahan," kata Parker.
Sementara itu, kiper Burnley Martin Dubravka mengakui kekecewaan melingkupi skuadnya setelah mereka dipastikan terdegradasi.
Baca Juga: Tolak Balik ke Chelsea, Enzo Maresca Didekati Napoli tapi Mau ke Manchester City
Dubravka mengatakan, Burnley menjalani musim yang sulit sejak awal musim.
"Kami bermain menghadapi tim-tim top dan tidak berhasil mendapatkan poin. Kami nyaris bisa bertahan, tetapi tidak dapat melakukannya," tutur pesepak bola berusia 37 tahun itu.
Burnley sendiri berstatus tim promosi pada musim 2025/2026, setelah bermain di EFL Championship musim sebelumnya.
Di Liga Inggris musim ini, Burnley hanya menang empat kali dari 34 pertandingan, ditambah delapan kali imbang dan 22 kali kalah.
Dari 34 laga, mereka pun cuma melesakkan 34 gol dan kebobolan 68 kali atau rata-rata kemasukan dua kali per pertandingan.
(Antara)
Berita Terkait
-
Tolak Balik ke Chelsea, Enzo Maresca Didekati Napoli tapi Mau ke Manchester City
-
Liam Rosenior Dipecat, Chelsea Tunjuk Calum McFarlane Jadi Pelatih Interim
-
Ipswich Town Bisa Promosi Premier League, Apakah Elkan Baggott Masuk Skuad Utama?
-
Wolves Bertekad Segera Kembali ke Premier League
-
Man City Kudeta Arsenal dari Posisi Puncak, Pep Guardiola: Kota Ini Mau Juara!
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Justin Hubner Cedera, Timnas Indonesia Siapkan Skenario Alternatif Melawan Mozambik
-
Timnas Indonesia Incar Kemenangan Beruntun vs Mozambik, John Herdman Fokus Benahi Celah Skuad Garuda
-
Head to Head Timnas Indonesia vs Mozambik, Hapus Tren Buruk Lawan Tim Afrika
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia Hadapi Mozambik: Pilar Cadangan Unjuk Gigi
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday 9 Juni 2026
-
Bikin Heboh Bekasi, Eks Liverpool Daniel Sturridge Mendadak Muncul di Episode 4 Second Chance
-
Pelatih Mozambik Blak-blakan Alasan Tanpa Dua Bintang Eropa Hadapi Timnas Indonesia
-
Jelang Lawan Mozambik, Justin Hubner Masih Jalani Latihan Terpisah
-
Timnas Indonesia vs Mozambik, John Herdman: Jangan Besar Kepala Usai Hajar Oman!
-
Cremonese Tak Permanenkan Emil Audero, Timnas Indonesia Bakal Miliki 2 Wakil di Liga Champions?