- Pemerintah Amerika Serikat resmi mengizinkan Timnas Iran bertanding pada ajang Piala Dunia 2026 mendatang di wilayah Amerika.
- Washington melarang keras kehadiran individu yang terafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran dalam rombongan tim atlet.
- Partisipasi Iran kini bergantung pada kepatuhan mereka terhadap larangan masuk bagi pihak yang dianggap sebagai kelompok teroris.
Suara.com - Pemerintah Amerika Serikat (AS) secara resmi memberikan lampu hijau bagi keikutsertaan Timnas Iran di Piala Dunia 2026.
Namun, restu tersebut datang dengan satu syarat yang sangat tegas dan tidak bisa ditawar yakni tidak boleh ada satu pun individu yang terafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dalam rombongan tim.
Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio menegaskan bahwa Washington sama sekali tidak pernah berniat menghalangi para atlet Iran untuk berkompetisi.
"Tidak ada dari pihak Amerika Serikat yang mengatakan mereka tidak boleh datang," ujar Rubio dikutip dari Reuters..
Sikap serupa juga ditegaskan oleh Presiden AS, Donald Trump yang menyatakan pemerintahannya tidak ingin mencampuri urusan para atlet.
"Kami tidak ingin memengaruhi para atlet," kata Trump dalam pernyataan di Gedung Putih.
Meskipun sempat muncul wacana dari utusan Trump agar Italia menggantikan Iran, usulan tersebut dipastikan tidak memiliki kaitan resmi dengan kebijakan pemerintah.
Rubio kemudian memperjelas bahwa sumber kekhawatiran utama Washington bukanlah para pemain, melainkan personel non atlet yang berpotensi menyusup ke dalam rombongan tim.
"Masalah dengan Iran bukan pada atletnya. Masalahnya adalah beberapa orang lain yang ingin mereka bawa, yang sebagian memiliki hubungan dengan IRGC. Kami mungkin tidak bisa mengizinkan mereka masuk, tetapi bukan atletnya," ucap Rubio.
Baca Juga: Siapa Paolo Zampolli? Utusan Khusus Trump yang Usulkan Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026
Ia bahkan melontarkan peringatan keras terhadap segala bentuk upaya penyamaran dari pihak-pihak yang terafiliasi dengan IRGC, organisasi yang telah ditetapkan sebagai kelompok teroris asing oleh AS.
"Mereka tidak bisa membawa sekelompok teroris IRGC ke negara kami dan berpura-pura sebagai jurnalis atau pelatih atlet," kata Rubio.
Penegasan ini datang di tengah situasi geopolitik yang masih rapuh pasca serangan AS-Israel ke Iran pada 28 Februari lalu.
Sebelumnya, Iran sempat meminta FIFA untuk memindahkan venue pertandingan mereka dari AS ke Meksiko, namun permintaan itu ditolak.
Dengan syarat tegas yang telah ditetapkan ini, partisipasi Iran di Piala Dunia kini bergantung pada kepatuhan mereka terhadap batasan yang telah digariskan oleh Washington.
Berita Terkait
-
Waspada! Meksiko Bongkar Modus Operandi Jaringan Penipuan Tiket Mahal Piala Dunia 2026
-
Real Madrid Diterpa Kabar Buruk, Arda Guler Absen hingga Akhir Musim
-
50 Hari Lagi Kick Off, Lamine Yamal Terancam Absen di Piala Dunia 2026
-
Curang! Lobi Anak Buah Trump Dorong Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026
-
Menteri Olahraga Iran Ungkap Satu Syarat Mutlak untuk Tampil di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Dirtek FC Emmen Sebut Hidup Tim Geypens Hancur Gara-gara Skandal Paspor
-
John Herdman Full Senyum, Gelandang Kreatif Incaran Kirim Sinyal Positif
-
Marselino Ferdinan Akhirnya Comeback dari Cedera Panjang, Main 45 Menit di AS Trencin B
-
Surplus Striker Persib Bandung, Bojan Hodak Pusing Tentukan Penyerang Lawan Arema FC
-
Waspada! Meksiko Bongkar Modus Operandi Jaringan Penipuan Tiket Mahal Piala Dunia 2026
-
John Herdman Berpotensi Diperkuat Pemain Keturunan Jerman Eks Bayer Leverkusen?
-
Permainan Indah Persija Tak Bertuah, Mauricio Souza Gerah: Kami Harus Bisa Cetak Gol!
-
Persib Bandung di Puncak Klasemen, Bojan Hodak Lempar Analogi Pistol Soal Persaingan Gelar
-
Tragedi Maut Renggut Eks Kiper Arsenal Alex Manninger, Sang Istri: Aku Hancur Kehilanganmu
-
Akui Joel Vinicius Berkualitas, Persib Bandung Tetap Pede Hadapi Arema FC