Bola / Bola Indonesia
Senin, 27 April 2026 | 12:36 WIB
Persija Jakarta fokus meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir demi meraih kemenangan melawan Persis Solo malam ini. (IG Persija)
Baca 10 detik
  • Persija Jakarta mengincar kemenangan atas Persis Solo dengan memperbaiki kualitas penyelesaian akhir pemain.

  • Pelatih Mauricio Souza menekankan pentingnya efektivitas serangan di sepertiga akhir lapangan pertandingan.

  • Meski waktu persiapan sangat terbatas, Persija optimistis tampil lebih tajam di Gelora Bung Karno.

Suara.com - Persija Jakarta mengusung misi wajib menang saat menjamu Persis Solo pada pekan ke-30 BRI Super League 2025/26. Laga ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (27/4/2026) 19.00 WIB.

Macan Kemayoran dituntut tampil lebih tajam setelah pada laga sebelumnya masih kesulitan memaksimalkan peluang. Minimnya kreativitas dan efektivitas di lini depan menjadi catatan penting bagi pelatih Mauricio Souza.

Pelatih asal Brasil itu mengakui waktu persiapan timnya cukup terbatas karena jadwal padat. Namun, ia memastikan tim tetap fokus membenahi aspek krusial, terutama dalam penyelesaian akhir.

Laga PSIM vs Persija mendadak pindah ke Bali akibat izin polisi. Pelatih Mauricio Souza tolak panik dan pastikan Macan Kemayoran tetap siap rebut 3 poin krusial. [Dok. IG Persija Jakarta]

“Persiapan cukup singkat karena masalah waktu. Seperti yang Anda tahu, kami akan bermain dua pertandingan dalam waktu kurang dari lima hari," kata Souza dalam konferensi pers sehari jelang laga.

"Namun, sesuai dengan yang kami rencanakan, kami berhasil melakukan semua yang kami inginkan. Kami banyak melatih penyelesaian akhir dan permainan di sepertiga akhir lapangan agar kami bisa tampil efektif dalam pertandingan,” jelasnya.

Menurutnya, dominasi permainan tidak akan berarti jika tidak diiringi efektivitas di depan gawang. Karena itu, Persija terus mengasah kemampuan finishing agar peluang yang tercipta bisa berbuah gol.

Persis Solo memetik kemenangan 2-1 atas Persik Kediri di Stadion Manahan, Minggu (1/3/2026). [Dok Persis Solo]

“Kami selalu mencoba menganalisis pertandingan yang telah kami mainkan dan menyusun latihan berdasarkan apa yang kami anggap sebagai titik lemah tim," jelas Souza.

"Jadi, seperti yang saya katakan, kami menciptakan banyak peluang di dua pertandingan terakhir ini, tapi kami tidak efektif di sepertiga akhir," ia menambahkan.

"Jadi, dalam waktu persiapan yang singkat ini, kami berusaha keras melatih permainan di sepertiga akhir, penyelesaian akhir, dengan berbagai cara. Tapi ini bukan hal yang baru kami latih sekarang, kami sudah melatihnya sejak awal kompetisi,” pungkasnya.

Baca Juga: Jadwal Super League Pekan ke-30: Laga Krusial Perburuan Gelar Persib dan Borneo FC

Load More