Bola / Bola Dunia
Rabu, 29 April 2026 | 13:50 WIB
Piala Dunia 2026 (FIFA)
Baca 10 detik
  • FIFA meningkatkan dana hadiah Piala Dunia 2026 untuk menutupi biaya operasional tim peserta.

  • Rekor pendapatan 11 miliar dolar memungkinkan FIFA menambah subsidi bagi 211 asosiasi anggota.

  • Fokus bantuan anggaran ditujukan untuk mengatasi beban pajak dan perjalanan di Amerika Utara.

FIFA memproyeksikan pendapatan mereka akan menembus angka 11 miliar dolar AS dalam siklus periode empat tahunan saat ini.

“FIFA dapat mengonfirmasi bahwa mereka sedang dalam diskusi dengan asosiasi di seluruh dunia untuk meningkatkan pendapatan yang tersedia,” ujar seorang juru bicara FIFA kepada kantor berita Reuters.

“Ini termasuk usulan peningkatan kontribusi finansial kepada semua tim yang lolos ke Piala Dunia FIFA 2026 dan dana pengembangan yang tersedia bagi seluruh 211 asosiasi anggota,” lanjutnya.

“Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi terobosan dalam hal kontribusi finansialnya kepada komunitas sepak bola global, dan FIFA bangga berada dalam posisi keuangan terkuat yang pernah ada untuk menguntungkan permainan global melalui program FIFA Forward-nya,” tegasnya.

Struktur pendanaan awal sebesar 655 juta dolar AS sebelumnya diprioritaskan sebagai pembayaran berbasis performa untuk 48 negara peserta.

Selain bonus berdasarkan prestasi di lapangan, setiap tim nasional juga berhak mendapatkan dana persiapan khusus secara merata.

Masing-masing negara peserta yang telah terkualifikasi akan diberikan suntikan dana sebesar 1,5 juta dolar AS guna menunjang kebutuhan latihan.

Keberhasilan komersial FIFA didorong oleh performa pendapatan tahunan yang sangat positif, terutama dari sektor hak siar dan sponsor.

Laporan tahunan menyebutkan bahwa 93 persen dari total anggaran pendapatan telah berhasil dikontrak hingga akhir tahun lalu.

Baca Juga: Iran Absen di Rapat FIFA karena Masalah Visa, Keikutsertaan di Piala Dunia 2026 Masih Tanda Tanya

Kesuksesan turnamen Piala Dunia Antarklub dengan format 32 tim di Amerika Serikat menjadi salah satu pendorong utama stabilitas kas FIFA.

Piala Dunia 2026 sendiri akan diselenggarakan mulai tanggal 11 Juni hingga partai puncak pada 19 Juli mendatang.

Turnamen ini menjadi edisi pertama dalam sejarah yang melibatkan tiga negara tuan rumah dengan jumlah peserta terbanyak sepanjang masa.

Latar belakang peningkatan dana ini didasari oleh meningkatnya kompleksitas logistik karena jarak antar kota penyelenggara yang sangat luas di Amerika Utara.

Selain itu, inflasi global dan perbedaan regulasi fiskal di masing-masing negara tuan rumah menuntut FIFA untuk lebih adaptif secara finansial.

Upaya ini dilakukan agar standar kompetisi tetap terjaga dan federasi dari negara berkembang tidak terbebani secara ekonomi saat bertanding.

Load More