-
FIFA meningkatkan dana hadiah Piala Dunia 2026 untuk menutupi biaya operasional tim peserta.
-
Rekor pendapatan 11 miliar dolar memungkinkan FIFA menambah subsidi bagi 211 asosiasi anggota.
-
Fokus bantuan anggaran ditujukan untuk mengatasi beban pajak dan perjalanan di Amerika Utara.
FIFA memproyeksikan pendapatan mereka akan menembus angka 11 miliar dolar AS dalam siklus periode empat tahunan saat ini.
“FIFA dapat mengonfirmasi bahwa mereka sedang dalam diskusi dengan asosiasi di seluruh dunia untuk meningkatkan pendapatan yang tersedia,” ujar seorang juru bicara FIFA kepada kantor berita Reuters.
“Ini termasuk usulan peningkatan kontribusi finansial kepada semua tim yang lolos ke Piala Dunia FIFA 2026 dan dana pengembangan yang tersedia bagi seluruh 211 asosiasi anggota,” lanjutnya.
“Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi terobosan dalam hal kontribusi finansialnya kepada komunitas sepak bola global, dan FIFA bangga berada dalam posisi keuangan terkuat yang pernah ada untuk menguntungkan permainan global melalui program FIFA Forward-nya,” tegasnya.
Struktur pendanaan awal sebesar 655 juta dolar AS sebelumnya diprioritaskan sebagai pembayaran berbasis performa untuk 48 negara peserta.
Selain bonus berdasarkan prestasi di lapangan, setiap tim nasional juga berhak mendapatkan dana persiapan khusus secara merata.
Masing-masing negara peserta yang telah terkualifikasi akan diberikan suntikan dana sebesar 1,5 juta dolar AS guna menunjang kebutuhan latihan.
Keberhasilan komersial FIFA didorong oleh performa pendapatan tahunan yang sangat positif, terutama dari sektor hak siar dan sponsor.
Laporan tahunan menyebutkan bahwa 93 persen dari total anggaran pendapatan telah berhasil dikontrak hingga akhir tahun lalu.
Baca Juga: Iran Absen di Rapat FIFA karena Masalah Visa, Keikutsertaan di Piala Dunia 2026 Masih Tanda Tanya
Kesuksesan turnamen Piala Dunia Antarklub dengan format 32 tim di Amerika Serikat menjadi salah satu pendorong utama stabilitas kas FIFA.
Piala Dunia 2026 sendiri akan diselenggarakan mulai tanggal 11 Juni hingga partai puncak pada 19 Juli mendatang.
Turnamen ini menjadi edisi pertama dalam sejarah yang melibatkan tiga negara tuan rumah dengan jumlah peserta terbanyak sepanjang masa.
Latar belakang peningkatan dana ini didasari oleh meningkatnya kompleksitas logistik karena jarak antar kota penyelenggara yang sangat luas di Amerika Utara.
Selain itu, inflasi global dan perbedaan regulasi fiskal di masing-masing negara tuan rumah menuntut FIFA untuk lebih adaptif secara finansial.
Upaya ini dilakukan agar standar kompetisi tetap terjaga dan federasi dari negara berkembang tidak terbebani secara ekonomi saat bertanding.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jurgen Klopp Kecam Water Break di Piala Dunia 2026: Sepak Bola Disandera Iklan!
-
Dari Bangku Cadangan, Neymar Jadi Otak Gol Vinicius Jr di Piala Dunia 2026
-
Ditahan Imbang Maroko, Ancelotti Bongkar Kelemahan Brasil di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Belanda vs Jepang: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Tampil Buruk, Ditahan Maroko 1-1
-
Gantikan Marco Silva, Fulham Dikabarkan Boyong Alvaro Arbeloa Sebagai Pelatih Baru
-
Hasil Piala Dunia 2026: Timnas Qatar Cetak Sejarah Usai Imbangi Swiss
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?