- PSIM Yogyakarta kalah 0-1 dari Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada pekan ke-31 BRI Super League.
- Gol cepat Patricio Matricardi pada menit kedua menjadi penentu kemenangan Persib serta menyulitkan mental dan strategi PSIM Yogyakarta.
- Kekalahan ini memperpanjang tren negatif PSIM yang kini gagal meraih kemenangan dalam delapan pertandingan liga secara berturut-turut.
Suara.com - Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul Van Gastel, mengaku kecewa setelah timnya kalah 0-1 dari Persib Bandung pada pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026.
Gol cepat Patricio Matricardi saat laga baru berjalan dua menit di Stadion Gelora Bandung Lautan Api menjadi penentu hasil akhir sekaligus memukul mental tim tamu.
Kekalahan ini memperpanjang tren negatif PSIM yang kini delapan laga beruntun tanpa kemenangan.
Gol Cepat Ubah Jalannya Laga
Van Gastel menilai kebobolan dari situasi bola mati di awal pertandingan menjadi titik balik yang merugikan timnya.
“Kami memulai laga dengan kebobolan dari set piece. Itu membuat pertandingan menjadi berat,” ujar Van Gastel.
Gol berawal dari eksekusi Thom Haye yang disambut sundulan Matricardi. Keunggulan cepat membuat Persib bermain lebih nyaman.
“Situasi itu membuat Persib lebih leluasa dan menunggu kesalahan kami untuk melakukan serangan balik,” tambahnya.
Respons di Babak Kedua
Baca Juga: Puas Persija Bungkam Persijap, Mauricio Souza: Kami Layak Menang
Meski tertinggal, PSIM mencoba bangkit pada babak kedua dengan bermain lebih terbuka.
Van Gastel menyebut timnya berupaya menekan untuk menyamakan kedudukan, meski konsekuensinya memberi ruang bagi lawan.
“Kami mengambil risiko di babak kedua dan sempat menciptakan beberapa peluang,” katanya.
Namun, hingga laga berakhir, PSIM gagal mencetak gol. Kiper Cahya Supriadi justru tampil menonjol dengan beberapa penyelamatan penting.
Tren Negatif PSIM Berlanjut
Hasil ini membuat PSIM tertahan di peringkat ke-11 klasemen dengan 39 poin.
Berita Terkait
-
Psywar Jelang El Clasico! Beckham Putra Siap Selebrasi di Hadapan Jakmania
-
Venue Persija vs Persib Menggantung, GBK Belum Aman untuk El Clasico Indonesia
-
Bojan Hodak Lega Persib Full Team Hadapi Persija di GBK
-
Balas Sambutan Bandung, Jakmania Pastikan Suporter Persib Aman di GBK
-
Tebar Ancaman ke Persib, Shayne Pattynama Pede Persija Berjaya di GBK
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta
-
Pastikan Hadir di Piala Dunia 2026, Iran Kirim Ultimatum ke AS: Jangan Hina IRGC!
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bung Ferry: Mauricio Souza Kecewa Berat
-
Persija Kembali Gagal Jadi Tuan Rumah vs Persib Bandung di Jakarta, Panpel Soroti Jadwal
-
Eduardo Camavinga Terancam Absen Bela Prancis di Piala Dunia 2026 Akibat Performa Buruk di Madrid
-
Beban Berat Mohamed Salah Memutus Rekor Buruk Tanpa Kemenangan Mesir di Piala Dunia
-
Blak-blakan Casemiro soal Nasib Neymar di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Haiti: Kuda Hitam Karibia yang Kembali ke Piala Dunia Setelah Penantian 52 Tahun