-
Didier Drogba adalah pencetak gol terbanyak sepanjang masa Pantai Gading dengan 65 gol dan memimpin negaranya di tiga edisi Piala Dunia (2006, 2010, 2014).
-
Peran krusial Drogba di luar lapangan terbukti saat ia membantu proses perdamaian perang saudara di Pantai Gading melalui pengaruhnya sebagai kapten tim nasional.
-
Drogba merupakan ikon Chelsea dan Afrika pertama yang mencapai 100 gol di Premier League, serta memenangkan dua gelar Pemain Terbaik Afrika selama kariernya.
Suara.com - Didier Yves Drogba Tébily atau Didier Drogba merupakan sosok striker legendaris asal Pantai Gading yang dikenal sebagai salah satu penyerang paling ditakuti dalam sejarah sepak bola modern dan kompetisi Piala Dunia.
Pemain yang identik dengan nomor punggung 11 ini merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk tim nasional Pantai Gading dengan koleksi 65 gol dari 105 penampilan internasional.
Kehadiran Didier Drogba dalam daftar peserta Piala Dunia telah membawa identitas baru bagi sepak bola Afrika melalui kekuatan fisik, ketajaman di udara, dan kepemimpinan yang luar biasa di dalam lapangan.
Lahir di Abidjan pada 11 Maret 1978, Drogba menghabiskan masa kecilnya berpindah-pindah antara tanah kelahirannya dan Prancis untuk mengejar mimpi menjadi pemain profesional.
Perjalanan kariernya tidak instan karena ia baru menandatangani kontrak profesional pertamanya pada usia 21 tahun bersama klub Prancis, Le Mans.
Ketekunan luar biasa membuat namanya meroket saat membela Olympique de Marseille sebelum akhirnya menjadi legenda hidup di Premier League bersama Chelsea.
Di level internasional, ia memikul beban berat untuk membawa generasi emas Pantai Gading keluar dari bayang-bayang kegagalan di kancah Benua Hitam.
Perjuangan terbesarnya bukan hanya soal mencetak gol, melainkan bagaimana menyatukan negara yang sedang tercabik oleh perang saudara melalui sepak bola.
Gol Perdana di Jerman 2006
Baca Juga: Lionel Messi Bidik 3 Rekor Kelas Dewa di Piala Dunia 2026, Ronaldo Makin Ketinggalan
Didier Drogba mencatatkan sejarah dengan mencetak gol pertama Pantai Gading di putaran final Piala Dunia saat melawan Argentina pada tahun 2006.
Meskipun tergabung dalam grup neraka bersama Belanda dan Argentina, gol tersebut menjadi simbol kebangkitan kekuatan baru dari Afrika Barat di panggung global.
Pidato Penghenti Perang Saudara
Momen paling ikonik terjadi di luar lapangan tepat setelah Pantai Gading memastikan tiket lolos ke Piala Dunia 2006 untuk pertama kalinya.
Di dalam ruang ganti yang disiarkan langsung secara nasional, Drogba berlutut di depan kamera dan memohon kepada para pihak yang bertikai untuk meletakkan senjata.
"Saudara-saudara, di Pantai Gading, di utara, selatan, tengah, dan barat, kami membuktikan hari ini bahwa semua warga Pantai Gading dapat hidup berdampingan dan bermain bersama dengan tujuan yang sama untuk lolos ke Piala Dunia," ujar Drogba dalam permohonannya yang bersejarah itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kejati Lampung Pulihkan Rp1,14 Triliun Uang Negara, Ada Tumpukan Dolar dan Emas
-
Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu
-
Besaran Dana PIP 2026 untuk Siswa SD, SMP, dan SMA, Ada yang Dapat Rp1,8 Juta!
-
92 Ribu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan, Apa Rahasianya?
-
Strategi Mitsubishi Fuso Jamin Operasional Truk Tanpa Henti di GIIAS 2026
-
Dari Hobi Saat Pandemi, Raditya Dika Kini Jadi Duta Marvel Hero Rush TCG
-
Viral Video Demo Ternyata Rekaman Lama, Pemerintah Buru Penyebar Hoaks
-
5 Pilihan Sabun Cuci Muka Glad2Glow Sesuai Review, Mengatasi Kulit Berjerawat hingga Kusam
-
Ramai Dibahas! Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Begini Penjelasan Lengkapnya
-
Fakta Baru Mutilasi Depok: Saepul Diduga Penyuka Sesama Jenis, Motif Masih Teka-teki