-
Lamine Yamal menjalani rehabilitasi intensif demi menjaga peluang tampil di turnamen Piala Dunia.
-
Pelatih Luis de la Fuente menyiapkan peran pemain pengganti untuk mengelola kebugaran Yamal.
-
Spanyol memprioritaskan pemulihan total tanpa mengambil risiko medis pada laga persahabatan awal.
Suara.com - Timnas Spanyol memprioritaskan kesembuhan total Lamine Yamal agar bisa memberikan dampak instan pada kompetisi Piala Dunia 2026.
Fokus utama staf medis saat ini adalah memastikan sang penyerang tidak kehilangan momentum meski harus melewatkan sisa kompetisi domestik.
Integrasi bertahap ke dalam skuad menjadi solusi cerdas untuk menjaga kondisi fisiknya tetap prima di level internasional.
Luis de la Fuente menegaskan bahwa komitmen pribadi sang pemain sangat krusial dalam mempercepat proses rehabilitasi medis tersebut.
Wonderkid Barcelona ini dijadwalkan kembali merumput secara perlahan melalui skema rotasi pemain pengganti yang sangat terukur.
“Dia berlatih tiga jam sehari, pergi ke gym, menemui fisioterapis, ahli gizi, dan psikolog… dia memikirkan pekerjaannya 24/7. Tidak ada yang memberikan apa pun kepada Lamine Yamal,” kata Luis de la Fuente dikutip dari Beingsports.
Disiplin tinggi yang ditunjukkan Yamal di pusat pelatihan klub menjadi sinyal positif bagi masa depan lini serang tim nasional.
Pendekatan psikologis dan nutrisi yang ketat dilakukan agar mentalitas bertanding sang pemain tidak menurun selama masa vakum.
Seluruh tim kepelatihan sepakat bahwa memaksakan kepulangan sang pemain terlalu dini hanya akan memperburuk situasi medisnya.
Baca Juga: Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA Klaim Hindari Calo Ilegal
Kerja sama antara Barcelona dan federasi Spanyol memastikan setiap detail perkembangan fisik Yamal terpantau dengan sangat akurat.
Luis de la Fuente merencanakan penggunaan Yamal sebagai pemain kunci yang masuk dari bangku cadangan pada fase grup.
Strategi ini terinspirasi dari keberhasilan pengelolaan kebugaran pemain yang terbukti efektif pada turnamen besar sebelumnya di Eropa.
“Ada pemain yang bisa memberi Anda 20 menit, dan itu sangat berharga. Dani Olmo datang dalam keadaan cedera, kami hampir mencoretnya, namun dia akhirnya menjadi penentu,” tutur sang pelatih.
Kemampuan Yamal menciptakan peluang dalam waktu singkat diharapkan menjadi senjata rahasia saat menghadapi kebuntuan di lapangan.
Peningkatan menit bermain akan dilakukan secara proporsional seiring dengan kemajuan kondisi fisik dan kepercayaan dirinya di turnamen.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Real Madrid Hancur dari Dalam! Los Blancos Bakal Hukum Berat Valverde dan Tchouameni?
-
Klarifikasi Federico Valverde Usai Dilaporkan Ribut dengan Aurelien Tchouameni
-
Bomber Persib Andrew Jung Tak Sabar Bantai Persija di Samarinda
-
Persija vs Persib Digelar di Samarinda, Dirigen Viking Yana Umar Bilang Begini
-
Persipura Jayapura Siap Mati-matian Hadapi Adhyaksa demi Tiket Promosi
-
Mendominasi! 3 Klub Inggris Sukses Tembus Final Tiga Kompetisi Berbeda di Eropa
-
Erick Thohir Tak Ikut Campur soal Hasil Piala AFF U-19 2026
-
Crystal Palace Ukir Sejarah, Tantang Rayo Vallecano di Final Liga Conference
-
Pelatih Sassuolo Bagikan Kabar: Kondisi Jay Idzes Sedikit Lebih Buruk
-
Freiburg Singkirkan Braga Dramatis, Tantang Aston Villa di Final Liga Europa