-
FIFA resmi memberlakukan sanksi larangan bertanding Gianluca Prestianni secara global akibat tindakan homofobik.
-
Pemain Benfica ini terancam melewatkan dua pertandingan pembuka Argentina di Grup J Piala Dunia.
-
Sanksi ini merujuk pada insiden penghinaan terhadap Vinicius Jr di kompetisi Liga Champions.
Dampak dari perluasan sanksi ini membuat Argentina harus berhitung ulang jika ingin membawa pemain berusia 20 tahun tersebut.
Berdasarkan aturan yang ada, skorsing ini berlaku untuk kompetisi antarklub UEFA atau pertandingan internasional resmi yang bersifat kompetitif.
Hukuman tersebut tidak membatasi sang pemain untuk tampil dalam laga persahabatan internasional atau kompetisi liga domestik.
Minimnya jam terbang internasional Prestianni, yang baru mencatatkan satu caps saat melawan Angola, menjadi pertimbangan lain bagi pelatih.
Tanpa kehadiran Prestianni di awal laga, kedalaman lini sayap Timnas Argentina diprediksi akan mengalami perubahan strategi.
Argentina dijadwalkan memulai perjuangan mereka di Piala Dunia pada tanggal 16 Juni mendatang menghadapi Aljazair.
Setelah laga pembuka di Grup J tersebut, tim Tango akan melanjutkan perjuangan melawan Austria dan kemudian Yordania.
Ketidakhadiran Prestianni di dua laga awal ini dianggap sebagai kerugian bagi talenta muda yang sedang berkembang.
Kasus ini menambah daftar panjang sanksi disiplin FIFA terkait perilaku diskriminatif pemain yang mencederai nilai sportivitas.
Baca Juga: Potret Suram Okupansi Hotel Amerika Serikat Jelang Piala Dunia 2026
Hukuman ini menjadi pengingat bahwa FIFA tidak memberikan ruang bagi tindakan homofobik dalam ekosistem sepak bola modern.
Gianluca Prestianni adalah talenta muda milik Benfica yang terseret kasus rasisme dan homofobia saat menghadapi Real Madrid.
FIFA menggunakan Pasal 70 Kode Disiplin untuk memastikan sanksi dari konfederasi (UEFA) dapat ditegakkan di seluruh dunia, termasuk turnamen sebesar Piala Dunia.
Hal ini bertujuan untuk menciptakan efek jera terhadap perilaku diskriminatif di lapangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek
-
Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo