Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:29 WIB
Harapan Persipura Jayapura untuk kembali tampil di kasta tertinggi sepak bola Indonesia harus pupus. [Instagram @persipurapapua1963]
Baca 10 detik
  • Persipura Jayapura kalah 0-1 dari Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe pada Jumat, 8 Mei 2026.
  • Gol tunggal Adilson Silva memastikan langkah Persipura terhenti dalam perebutan tiket menuju kasta tertinggi sepak bola.
  • Adhyaksa FC resmi promosi ke Super League musim 2026/2027 menyusul PSS Sleman dan klub Garudayaksa.

Suara.com - Harapan Persipura Jayapura untuk kembali tampil di kasta tertinggi sepak bola Indonesia harus pupus.

Mutiara Hitam dipaksa menyerah 0-1 dari Adhyaksa FC pada laga playoff promosi Championship 2025/2026 di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Jumat (8/5/2026).

Kekalahan tersebut membuat Persipura gagal merebut tiket terakhir menuju Super League musim depan. 

Sebaliknya, Adhyaksa FC memastikan diri promosi dan menyusul PSS Sleman serta Garudayaksa ke kompetisi elite Indonesia musim 2026/2027.

Pertandingan berjalan dengan tensi tinggi sejak menit awal. Persipura yang bermain di depan pendukung sendiri justru mendapat tekanan lebih dulu dari tim tamu. 

Adhyaksa FC tampil agresif melalui duet Ramiro Fergonzi dan Adilson Silva yang berkali-kali merepotkan lini belakang tuan rumah.

Meski begitu, pertahanan Persipura yang dikawal Marckho Merauje dan Ruben Sanadi masih mampu menghalau sejumlah ancaman berbahaya. 

Kedua tim pun sempat saling bertukar serangan sepanjang babak pertama.

Saat laga tampak akan berakhir imbang tanpa gol di paruh pertama, Adhyaksa FC justru berhasil memecah kebuntuan pada masa injury time. 

Baca Juga: Mauricio Souza Percaya Jakmania Bakal Membakar Semangat Pemain Persija Jakarta di Stadion Segiri

Adilson Silva sukses memaksimalkan umpan matang dari Hashim Kipuw untuk membawa tim tamu unggul 1-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persipura mencoba meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan.

Reno Salampessy, Williams Lugo, hingga Jeam Kelly Sroyer terus menekan pertahanan Adhyaksa yang tampil disiplin sepanjang pertandingan.

Laga juga diwarnai sejumlah pelanggaran keras. Pada menit ke-53, Bima Ragil sempat diperiksa melalui VAR akibat pelanggaran keras. Namun wasit akhirnya hanya memberikan kartu kuning.

Situasi panas kembali terjadi beberapa menit kemudian setelah Hashim Kipuw melakukan pelanggaran terhadap Ruben Sanadi. 

Ketegangan antarpemain sempat memanas sebelum wasit mengeluarkan kartu kuning untuk pemain Adhyaksa tersebut. Adhyaksa FC hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-72 lewat skema serangan balik cepat. 

Load More