- Pelatih John Herdman menanggapi positif hasil undian Grup F Piala Asia 2027 di Arab Saudi bagi Indonesia.
- Indonesia tergabung dalam Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand berdasarkan undian AFC pada Sabtu, 9 Mei 2026.
- Timnas Indonesia akan fokus melakukan evaluasi pemain domestik dan diaspora guna membangun kekompakan menuju Kualifikasi Piala Dunia 2030.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, merespons hasil undian Piala Asia 2027 dengan sikap positif meski skuad Garuda tergabung di Grup F yang dinilai berat.
Alih-alih pesimistis menghadapi Jepang dan Qatar, pelatih asal Inggris itu menilai persaingan ketat sebagai kesempatan untuk meningkatkan level permainan tim. Ia menyebut turnamen di Arab Saudi tersebut sebagai bagian penting dari rencana jangka panjang menuju Kualifikasi Piala Dunia 2030.
Menikmati Status Underdog di Grup F
Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menggelar pengundian fase grup di At-Turaif District, Diriyah, Sabtu (9/5/2026) malam waktu setempat. Hasilnya, Indonesia yang berada di Pot 4 tergabung bersama Jepang, Qatar, dan Thailand di Grup F.
Herdman menilai hasil tersebut sebagai tantangan sekaligus peluang bagi perkembangan tim.
“Saya pikir hasil undian ini memberi kami peluang besar untuk melangkah ke tahap berikutnya,” ujar Herdman.
“Kami akan menghadapi salah satu tim terbaik di AFC, tim peserta Piala Dunia seperti Qatar, serta rival besar kami, Thailand.”
Ia mengakui Grup F dipandang sebagai salah satu yang paling berat, namun menurutnya semua grup di level Asia memiliki tingkat kesulitan tinggi.
“Banyak yang melihat ini sebagai grup sulit. Namun di level AFC, semua grup memang sulit,” tegasnya.
Baca Juga: Profil Timnas Jepang: Samurai Biru Siap Bikin Geger di Piala Dunia 2026
Herdman menambahkan, status underdog harus dimanfaatkan secara maksimal, terutama saat menghadapi tim kuat seperti Jepang.
Fokus Satu Laga Demi Satu Laga
Menurut Herdman, setiap pertandingan membutuhkan pendekatan taktik dan mental berbeda. Menghadapi Qatar, misalnya, menuntut disiplin dan konsentrasi tinggi selama 90 menit.
“Kami harus menampilkan versi terbaik saat melawan Qatar, lalu membawa semangat yang sama saat menghadapi Thailand,” katanya.
Ia memilih fokus pada satu pertandingan demi satu pertandingan, bukan melihat beban grup secara keseluruhan.
“Setiap laga punya tantangan unik. Kami harus melangkah bertahap. Saya melihat ini sebagai peluang besar,” ujarnya.
Evaluasi Pemain Lokal dan Diaspora
Untuk menghadapi Piala Asia 2027, tim pelatih telah menyiapkan program pemusatan latihan dalam enam bulan ke depan. Tahap awal akan dimulai pada Mei dengan fokus mengevaluasi pemain dari kompetisi domestik Super League.
“Salah satu langkah penting adalah mengevaluasi pemain lokal. Kami akan melihat performa mereka sepanjang musim,” jelas Herdman.
Tahap berikutnya pada Juni akan melibatkan pemain diaspora yang berkarier di Eropa untuk dipadukan dengan pemain lokal terbaik.
“Langkah pertama adalah menilai pemain domestik. Langkah kedua adalah memadukan mereka dengan pemain diaspora untuk menentukan komposisi terbaik,” tambahnya.
Bangun Identitas dan Brotherhood
Selain aspek teknis, Herdman menekankan pentingnya kekompakan tim. Ia ingin membangun identitas permainan yang jelas sekaligus memperkuat ikatan antarpemain.
“Kami fokus pada evaluasi skuad dan performa. Ini adalah pemusatan latihan kedua saya bersama tim,” ujarnya.
Setiap pertemuan tim akan diarahkan untuk memperkuat kerangka taktik dan koneksi di dalam maupun luar lapangan.
“Kami harus membangun brotherhood untuk membawa Indonesia naik ke level berikutnya di Asia,” tegasnya.
Herdman juga menilai Piala Asia 2027 menjadi bagian penting dalam persiapan menuju Kualifikasi Piala Dunia 2030. Menurutnya, Indonesia harus terbiasa menghadapi lawan-lawan kuat agar jarak kualitas dapat diperkecil.
“Jika ingin lolos ke Piala Dunia 2030, kami harus menutup jarak dengan tim seperti Jepang dan Qatar. Semua persiapan diarahkan ke sana,” pungkasnya.
Modal Timnas Indonesia di Piala Asia 2027
Piala Asia 2027 merupakan edisi ke-19 yang akan diikuti 24 negara dan digelar di Arab Saudi. Tiga kota tuan rumah adalah Riyadh, Jeddah, dan Khobar, dengan delapan stadion berstandar internasional.
Kehadiran Indonesia di ajang ini melanjutkan capaian bersejarah pada Piala Asia 2023, ketika skuad Garuda untuk pertama kalinya melaju ke babak 16 besar.
Grup F sendiri dihuni Jepang, Qatar, Thailand, dan Timnas Indonesia.
Tag
Berita Terkait
-
Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Ranking FIFA Timnas Indonesia Kalah Jauh dari Jepang hingga Qatar
-
Jadwal Lengkap Grup F Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Tantang Jepang Hingga Thailand
-
Jadwal Timnas Indonesia di Grup Neraka Piala Asia 2027: Langsung Hadapi Jepang di Laga Perdana
-
Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Minta Timnas Indonesia Nikmati Status Underdog
-
Drawing Piala Asia 2027: Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Bareng Jepang dan Juara Bertahan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Susunan Pemain Persija vs Persib: Adu Tajam Eksel Runtukahu dan Andrew Jung
-
Profil Timnas Mesir: Raja Afrika Berburu Pembuktian di Level Piala Dunia
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah
-
Timnas Indonesia U-17 Terjepit di Grup B Piala Asia 2026, Ini Skenario Lolos ke Perempat Final
-
Bongkar Masterplan John Herdman untuk Piala Asia 2027: Padukan Bintang Lokal dan Diaspora Eropa!
-
Johan Manzambi Yakin Timnas Swiss Jadi Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Meski Sama Sekali Tak Dijagokan
-
Nils Liedholm: Gelandang Elegan nan Garang, Pahlawan Swedia di Piala Dunia 1958
-
4 Bintang Muda Asia Siap Guncang Piala Dunia 2026, Nestory Irankunda Hingga Ibrahim Sabra