-
Persebaya Surabaya membidik poin penuh di markas Semen Padang meski terkendala kelelahan fisik pemain.
-
Pelatih Bernardo Tavares mewaspadai motivasi berlebih Semen Padang yang bermain tanpa beban usai terdegradasi.
-
Kemenangan sangat dibutuhkan Persebaya untuk menjaga posisi lima besar klasemen sementara Liga 1.
Suara.com - Persebaya Surabaya memfokuskan kekuatan mental untuk mencuri poin penuh saat bertamu ke markas Semen Padang. Laga pekan ke-33 Super League Liga 1 ini menjadi ujian konsistensi Bajul Ijo di tengah himpitan jadwal kompetisi yang sangat padat.
Kelelahan fisik akibat perjalanan jauh menjadi tantangan utama yang harus diredam oleh tim pelatih Surabaya.
Kondisi ini kian rumit lantaran sejumlah pilar utama masih menjalani perawatan medis akibat cedera laga terakhir.
Bernardo Tavares dipaksa memutar otak untuk menjaga level performa tim tanpa sesi latihan tambahan. Keterbatasan waktu pemulihan menuntut efektivitas strategi di lapangan hijau ketimbang intensitas latihan fisik di Surabaya.
“Jadwal perjalanan yang cukup padat membuat kami tidak bisa menjalani latihan tambahan di Surabaya. Selain itu, beberapa pemain juga masih belum berada dalam kondisi seratus persen dan ada yang sedang mengalami cedera,” kata Tavares.
Meskipun komposisi pemain sedang timpang, ambisi untuk tetap bertahan di jajaran elit klasemen tetap menjadi prioritas. Spirit petarung yang melekat pada identitas klub diharapkan mampu menutupi celah teknis akibat absennya beberapa pemain inti.
“Kami tetap memiliki sebelas pemain yang siap berjuang dan mencoba meraih tiga poin,” tegas Tavares.
Pelatih asal Portugal tersebut mengingatkan skuatnya agar tidak memandang remeh kekuatan tuan rumah yang sudah terdegradasi.
Status Semen Padang sebagai tim juru kunci dinilai justru bisa menjadi senjata makan tuan bagi Persebaya. Kabau Sirah diprediksi tampil lepas demi memberikan persembahan terakhir bagi suporter setia mereka di Stadion H. Agus Salim.
Baca Juga: Buntut Insiden Panas vs Persib Bandung, Rizky Ridho Tegaskan Skuad Persija Siap Terima Konsekuensi
“Kami tahu pertandingan ini tidak akan mudah. Lawan adalah tim yang bermain tanpa beban dan situasi seperti itu biasanya justru membuat mereka lebih berbahaya,” jelasnya.
Kedisiplinan dalam menjaga transisi permainan menjadi kunci utama untuk meredam potensi kejutan serangan balik lawan. Persebaya dituntut bermain lebih cerdik dalam membongkar pertahanan lawan yang diprediksi akan menumpuk pemain di area penalti.
Tavares menginstruksikan anak asuhnya untuk menjaga ketenangan dan tidak terpancing bermain terburu-buru saat menyerang.
Kesabaran dalam mengalirkan bola dianggap sebagai cara paling efektif untuk memecah kebuntuan di lini depan.
“Kami memperkirakan mereka akan bermain dengan blok rendah untuk menutup ruang dan menunggu kesempatan melakukan serangan balik. Karena itu kami harus lebih sabar dan cerdas dalam membangun serangan,” tambahnya.
Efisiensi dalam penyelesaian akhir menjadi krusial mengingat peluang mungkin tidak akan tercipta sebanyak biasanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Borneo FC All Out! Dari Winger Brasil hingga Gelandang Argentina Dirumorkan Merapat
-
Harapan Bos Persija Jakarta Usai Victor Dethan Merapat ke Macan Kemayoran
-
Jose Mourinho Pasang Badan untuk Arteta! Sebut Kritik ke Arsenal Hal Tak Masuk Akal
-
Pesan Terakhir Istri Pemain Argentina Sebelum Ditemukan Tewas Bersama Anak di Gempa Venezuela
-
Ada Final Kepagian! Ini Jadwal Lengkap 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Dari Anime ke Dunia Nyata: Duel Jepang vs Brasil Seperti Episode Terakhir Captain Tsubasa
-
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Cetak 6 Gol, Messi Jaga Jarak dari Dembele, Mbappe dan Haaland
-
Inggris Lolos sebagai Juara Grup, Thomas Tuchel Malah Pusing Gara-gara Krisis Ini
-
4 Tahun Kerja Keras Berbuah Manis, Kisah Timnas Kongo Guncang Piala Dunia 2026
-
Video 5 Gol Free Kick Terbaik Lionel Messi: 71 Gol Lewat Tendangan Bebas