Bola / Bola Indonesia
Kamis, 14 Mei 2026 | 18:03 WIB
Marc Klok (Rahman/Suara.com)
Baca 10 detik
  • Kapten Marc Klok menegaskan tekad Persib Bandung memenangkan dua laga sisa penentu gelar juara Super League musim 2025/2026.
  • Persib akan menghadapi PSM Makassar di Parepare pada 17 Mei 2026 dan menjamu Persijap Jepara pada 23 Mei 2026.
  • Tim tetap optimistis meraih gelar meski harus bertanding tanpa pelatih kepala serta dua pemain kunci karena akumulasi kartu.

Suara.com - Kapten Persib Bandung, Marc Klok menyuarakan tekad baja timnya jelang dua pertandingan terakhir yang akan menjadi penentu gelar juara Super League 2025/26.

Ia menegaskan tidak ada rintangan apa pun yang bisa menyurutkan semangat Maung Bandung untuk merebut kemenangan.

Dua laga sisa yang harus dihadapi Persib adalah partai tandang krusial melawan PSM Makassar di Parepare (17/5/2026) dan laga kandang pamungkas kontra Persijap Jepara (23/5/2026).

Klok sama sekali tidak peduli dengan tantangan berat yang menanti, termasuk perjalanan jauh ke Parepare yang membutuhkan waktu tempuh ekstra.

Baginya dan tim, fokus utama adalah mengamankan poin untuk menentukan jadi juara.

"Saya tahu Parepare cukup jauh. Kami mungkin stay di Makassar dulu agar lebih optimal tapi ya memang begitu. Apapun yang ada di depan kami, kami akan hadapi," tegas Klok dikutip dari laman resmi klub.

Pemain Persib berfoto bersama setelah mendapat suntikan motivasi dari Bobotoh. (Rahman)

Gelandang naturalisasi ini memastikan bahwa seluruh elemen tim sangat sadar akan pertaruhan besar di depan mata.

Mentalitas yang kuat menjadi senjata utama mereka untuk bisa membawa pulang hasil maksimal dari setiap laga.

"Kami tahu apa yang sedang kami perjuangkan, kami tahu semuanya. Seberapa besar effort yang harus kita keluarkan untuk lawan Makassar, kita siapkan dengan semaksimal mungkin dengan mentalitas yang sangat kuat. Semoga kami bisa ambil apa yang harus kami ambil," tegasnya.

Baca Juga: Kabar Duka untuk Persib: Ibu Bojan Hodak Wafat di Usia 86 Tahun

Perjuangan Persib untuk mengunci gelar dipastikan tidak akan mudah. Selain harus menempuh perjalanan melelahkan, mereka juga akan tampil pincang tanpa didampingi pelatih kepala, Bojan Hodak serta harus kehilangan dua pemain kunci, Federico Barba dan Luciano Guaycochea yang terkena sanksi akumulasi kartu kuning.

Namun dengan semangat yang dikobarkan sang kapten, Persib siap menghadapi semua rintangan demi satu tujuan yakni trofi juara.

Load More