- Kapten Marc Klok menegaskan tekad Persib Bandung memenangkan dua laga sisa penentu gelar juara Super League musim 2025/2026.
- Persib akan menghadapi PSM Makassar di Parepare pada 17 Mei 2026 dan menjamu Persijap Jepara pada 23 Mei 2026.
- Tim tetap optimistis meraih gelar meski harus bertanding tanpa pelatih kepala serta dua pemain kunci karena akumulasi kartu.
Suara.com - Kapten Persib Bandung, Marc Klok menyuarakan tekad baja timnya jelang dua pertandingan terakhir yang akan menjadi penentu gelar juara Super League 2025/26.
Ia menegaskan tidak ada rintangan apa pun yang bisa menyurutkan semangat Maung Bandung untuk merebut kemenangan.
Dua laga sisa yang harus dihadapi Persib adalah partai tandang krusial melawan PSM Makassar di Parepare (17/5/2026) dan laga kandang pamungkas kontra Persijap Jepara (23/5/2026).
Klok sama sekali tidak peduli dengan tantangan berat yang menanti, termasuk perjalanan jauh ke Parepare yang membutuhkan waktu tempuh ekstra.
Baginya dan tim, fokus utama adalah mengamankan poin untuk menentukan jadi juara.
"Saya tahu Parepare cukup jauh. Kami mungkin stay di Makassar dulu agar lebih optimal tapi ya memang begitu. Apapun yang ada di depan kami, kami akan hadapi," tegas Klok dikutip dari laman resmi klub.
Gelandang naturalisasi ini memastikan bahwa seluruh elemen tim sangat sadar akan pertaruhan besar di depan mata.
Mentalitas yang kuat menjadi senjata utama mereka untuk bisa membawa pulang hasil maksimal dari setiap laga.
"Kami tahu apa yang sedang kami perjuangkan, kami tahu semuanya. Seberapa besar effort yang harus kita keluarkan untuk lawan Makassar, kita siapkan dengan semaksimal mungkin dengan mentalitas yang sangat kuat. Semoga kami bisa ambil apa yang harus kami ambil," tegasnya.
Baca Juga: Kabar Duka untuk Persib: Ibu Bojan Hodak Wafat di Usia 86 Tahun
Perjuangan Persib untuk mengunci gelar dipastikan tidak akan mudah. Selain harus menempuh perjalanan melelahkan, mereka juga akan tampil pincang tanpa didampingi pelatih kepala, Bojan Hodak serta harus kehilangan dua pemain kunci, Federico Barba dan Luciano Guaycochea yang terkena sanksi akumulasi kartu kuning.
Namun dengan semangat yang dikobarkan sang kapten, Persib siap menghadapi semua rintangan demi satu tujuan yakni trofi juara.
Berita Terkait
-
Persib Bandung Sampaikan Duka atas Wafatnya Ibunda Bojan Hodak
-
Fabio Calonego Minta Persija Bangkit dan Jaga Harga Diri di Dua Laga Sisa
-
Buntut Insiden Panas vs Persib Bandung, Rizky Ridho Tegaskan Skuad Persija Siap Terima Konsekuensi
-
Persib Bandung Didenda Rp3,5 Miliar dan Disanksi AFC usai Kerusuhan di ACL 2
-
Super League Terapkan Skema Liga Inggris Soal Pembagian Pendapatan Dana Siaran Klub
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana