-
Semen Padang melawan Persebaya di laga kandang terakhir BRI Super League pekan ke-33.
-
Tuan rumah berusaha menghapus rekor buruk selalu kalah tanpa gol di Stadion Agus Salim.
-
Persebaya Surabaya mengincar kemenangan demi mengamankan posisi empat besar di klasemen akhir musim.
Suara.com - Semen Padang FC bertekad mengakhiri tren negatif di Stadion H. Agus Salim saat menjamu Persebaya Surabaya pada pekan ke-33 Super League. Pertandingan yang berlangsung Jumat sore ini menjadi kesempatan terakhir Kabau Sirah memberikan kemenangan kandang bagi para pendukungnya.
Meskipun status degradasi sudah resmi disandang, tuan rumah tetap mengusung misi menjaga kehormatan di depan publik sendiri. Performa lini depan menjadi perhatian khusus karena mereka belum mampu mencetak gol dalam empat laga kandang terakhir.
Di sisi lain, Persebaya Surabaya datang dengan ambisi mengamankan posisi keempat klasemen akhir BRI Super League. Pasukan Bajul Ijo saat ini tengah berada dalam grafik permainan yang sangat impresif dan stabil.
Tim asuhan Imran Nahumarury dibayangi rekor buruk setelah selalu menelan kekalahan pada empat laga kandang sebelumnya. Kekalahan beruntun dari tim-tim Jawa Timur menjadi beban mental yang harus segera dipatahkan oleh skuad Padang.
Rendy Oscario dan kolega diharapkan mampu tampil lebih berani untuk membongkar pertahanan lawan yang sangat rapat. Strategi menyerang sejak menit awal kemungkinan besar akan diterapkan demi mencuri gol cepat di babak pertama.
Bernardo Tavares membawa skuad ke Padang dengan catatan pertahanan yang sangat luar biasa dalam beberapa pekan terakhir. Mereka sukses mencatatkan clean sheet atau tidak kebobolan dalam empat pertandingan terakhir yang sudah dijalani.
Kepercayaan diri pemain Persebaya sedang berada di puncak setelah memenangkan mayoritas laga tandang mereka. Fokus utama tim tamu adalah menjaga konsistensi permainan agar bisa membawa pulang poin penuh dari ranah Minang.
Pelatih Bernardo Tavares menegaskan bahwa timnya tetap akan tampil dengan kekuatan penuh tanpa meremehkan lawan sedikit pun.
"Kami berharap bisa menunjukkan permainan yang lebih baik dibanding pertandingan sebelumnya dan membawa pulang hasil positif," ucap pelatih Persebaya, Bernardo Tavares.
Baca Juga: Fabio Calonego Minta Persija Bangkit dan Jaga Harga Diri di Dua Laga Sisa
Imran Nahumarury diprediksi akan mengandalkan skema 3-4-2-1 untuk memperkuat lini tengah sekaligus memberikan tekanan dari sayap. Guillermo Fernandez akan menjadi ujung tombak utama yang bertugas mengakhiri paceklik gol tim Kabau Sirah tersebut.
Kianz Froese dan Irsyad Maulana akan berperan sebagai kreator serangan di belakang striker untuk menyuplai bola matang. Kedisiplinan lini belakang yang dikomandoi Angelo Meneses akan diuji oleh kecepatan para penyerang sayap milik tim tamu.
Sementara itu, Persebaya kemungkinan besar menggunakan formasi 4-2-3-1 yang selama ini terbukti sangat ampuh meredam lawan. Bruno Moreira tetap menjadi ancaman utama bagi pertahanan lawan melalui pergerakan lincahnya dari sisi sayap kiri.
Mihailo Perovic dipasang sebagai target man untuk memanfaatkan peluang sekecil apapun di dalam kotak penalti lawan nanti. Kehadiran Francisco Rivera sebagai pengatur irama permainan akan menjadi kunci dominasi lini tengah tim asal Surabaya ini.
Pertemuan terakhir kedua tim pada September 2025 lalu berakhir dengan kemenangan tipis bagi tim berjuluk Bajul Ijo. Namun, dalam lima pertemuan sejarah terakhir, hasil imbang lebih sering menghiasi papan skor antara kedua kesebelasan.
Pertandingan ini merupakan laga kandang pamungkas bagi Semen Padang di kasta tertinggi sebelum berkompetisi di liga bawah. Kabau Sirah terjerembab di zona merah setelah gagal bersaing secara konsisten sepanjang musim kompetisi BRI Super League 2025/2026.
Persebaya Surabaya sendiri saat ini bersaing ketat di papan atas untuk memperebutkan posisi empat besar klasemen. Perbedaan nasib yang mencolok antara kedua tim membuat laga ini diprediksi akan berjalan dengan intensitas yang tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Borneo FC All Out! Dari Winger Brasil hingga Gelandang Argentina Dirumorkan Merapat
-
Harapan Bos Persija Jakarta Usai Victor Dethan Merapat ke Macan Kemayoran
-
Jose Mourinho Pasang Badan untuk Arteta! Sebut Kritik ke Arsenal Hal Tak Masuk Akal
-
Pesan Terakhir Istri Pemain Argentina Sebelum Ditemukan Tewas Bersama Anak di Gempa Venezuela
-
Ada Final Kepagian! Ini Jadwal Lengkap 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Dari Anime ke Dunia Nyata: Duel Jepang vs Brasil Seperti Episode Terakhir Captain Tsubasa
-
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Cetak 6 Gol, Messi Jaga Jarak dari Dembele, Mbappe dan Haaland
-
Inggris Lolos sebagai Juara Grup, Thomas Tuchel Malah Pusing Gara-gara Krisis Ini
-
4 Tahun Kerja Keras Berbuah Manis, Kisah Timnas Kongo Guncang Piala Dunia 2026
-
Video 5 Gol Free Kick Terbaik Lionel Messi: 71 Gol Lewat Tendangan Bebas