-
Federasi Irak membantah rumor penolakan visa lima pemain mereka oleh pemerintah Amerika Serikat.
-
Seluruh skuad Irak, termasuk bintang Ali al-Hamadi, dipastikan mendapat izin masuk ke turnamen.
-
Irak bersiap menghadapi Prancis, Senegal, dan Norwegia setelah absen selama 40 tahun lamanya.
Perjalanan Irak menuju putaran final melibatkan persaingan sengit, termasuk pertemuan intens melawan Timnas Indonesia pada babak kualifikasi. Irak tercatat mendominasi pertemuan tersebut dengan meraih dua kemenangan krusial saat bersua dengan skuad asuhan Shin Tae-yong.
Pada laga yang digelar di Jakarta, Irak mampu menunjukkan efisiensi permainan tinggi dengan mencuri kemenangan tipis satu bola. Keunggulan tersebut berlanjut saat mereka bertindak sebagai tuan rumah dengan mengamankan skor dua gol tanpa balas.
Hasil positif di kualifikasi Zona Asia Ronde 4 tersebut memberikan kepercayaan diri tinggi bagi Irak dalam menghadapi level kompetisi dunia. Pengalaman mengalahkan tim-tim berkembang di Asia menjadi fondasi strategi yang akan mereka terapkan di panggung yang lebih besar.
Isu visa menjadi topik sensitif sejak kebijakan pengetatan aturan masuk Amerika Serikat diberlakukan di bawah kepemimpinan Donald Trump. Hal ini sering menimbulkan ketegangan bagi tim nasional dari wilayah Timur Tengah yang memiliki hubungan diplomatik kompleks dengan negara tuan rumah. Namun, FIFA dan komite penyelenggara telah memberikan jaminan bahwa akses bagi atlet profesional akan dipermudah demi kelancaran turnamen akbar ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Gagal Promosi Super League, Deltras FC Justru Hattrick Raih Lisensi AFC
-
John Herdman Dapat Kabar Baik Jelang FIFA Matchday, Nathan Tjoe-A-On Bersinar di Willem II
-
Harry Kane Balas Dendam di Piala Dunia 2026, Kenang Gagal Penalti di Al Bayt
-
Sonny Stevens Beri Sinyal Ingin Pensiun Bersama Dewa United
-
Deltras FC Kembali Kantongi Lisensi AFC, 3 Musim Beruntun Penuhi Standar Profesional
-
Persik Kediri vs Persija: Marcos Reina Siap Beri Kado Kemenangan untuk Persikmania
-
Nyali Besar Timnas Yordania Tantang Argentina: Lionel Messi Bukanlah Sosok Menakutkan
-
Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek
-
Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?
-
Jelang Dua Laga Penentuan, Ini Cara Marc Klok Bakar Semangat Pemain Persib Bandung