- Gelandang muda Lille, Ayyoub Bouaddi, memutuskan membela Timnas Maroko pada ajang Piala Dunia 2026 mendatang.
- Keputusan tersebut diambil Bouaddi sesaat sebelum pelatih Didier Deschamps mengumumkan skuad resmi tim nasional Prancis.
- Perpindahan kewarganegaraan olahraga Bouaddi merupakan kerugian bagi Prancis sekaligus keberhasilan besar bagi Federasi Sepak Bola Maroko.
Suara.com - Gelandang muda Lille, Ayyoub Bouaddi, memutuskan membela Timnas Maroko pada Piala Dunia 2026 meski sebelumnya menjadi andalan tim kelompok umur Prancis.
Keputusan itu diumumkan hanya satu jam sebelum pelatih Prancis, Didier Deschamps, merilis skuad 26 pemain untuk Piala Dunia 2026.
Bouaddi selama ini dikenal sebagai salah satu talenta muda terbaik Eropa setelah tampil impresif bersama Lille OSC. Pemain berusia 18 tahun tersebut bahkan dipercaya menjadi kapten timnas Prancis U-21 saat menghadapi Luksemburg dan Islandia pada jeda internasional Maret lalu.
Namun, menurut laporan jurnalis L’Equipe Hugo Guillemet, Bouaddi akhirnya memilih membela Maroko pada turnamen musim panas ini. Keputusan itu disebut sebagai “kudeta besar” bagi federasi sepak bola Maroko karena berhasil meyakinkan salah satu prospek terbaik Eropa untuk berganti kewarganegaraan olahraga.
“Ini menjadi kerugian bagi FFF yang sebenarnya sangat mengandalkan Bouaddi, yang sudah menjadi pemain inti tim U-21 dan bahkan dipercaya Gerald Baticle sebagai kapten,” tulis Guillemet.
Federasi Sepak Bola Maroko (FRMF) juga mengonfirmasi Bouaddi akan memperkuat negara asal orang tuanya tersebut.
“Maroko kini menawarkan salah satu sistem pengembangan sepak bola yang paling terstruktur, terlihat, dan menjanjikan,” kata juru bicara FRMF kepada L’Equipe.
“Keputusan ini menjadi bagian dari proses berkelanjutan yang menegaskan kenyataan tersebut, setelah pilihan Brahim Diaz, Neil El Aynaoui, dan dari generasi muda seperti Ibrahim Rabbaj. Maroko terus menarik dan menyatukan talenta-talenta terbaiknya dari generasi ke generasi," imbuhnya.
Baca Juga: Kenapa Kaoru Mitoma Dicoret dari Timnas Jepang untuk Piala Dunia 2026?
Berita Terkait
-
Kenapa Kaoru Mitoma Dicoret dari Timnas Jepang untuk Piala Dunia 2026?
-
Prediksi Starting XI Inggris di Piala Dunia 2026: Tiga Singa Kental Aroma Manchester City
-
BTS, Madonna hingga Shakira Resmi Guncang Halftime Show Final Piala Dunia 2026
-
Prediksi Starting XI Brasil di Piala Dunia 2026: Tanpa Nomor 9 Murni, Andalkan Taktik Agresif!
-
Sebastian Soria Berpeluang Jadi Pemain Tertua Sepanjang Sejarah Piala Dunia di Skuad Qatar
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Jude Bellingham Minta Maaf kepada Fans Real Madrid Usai Cetak Gol Spektakuler
-
Media Malaysia Klaim Mees Hilgers Bisa Gabung Selangor FC
-
Kenapa Kaoru Mitoma Dicoret dari Timnas Jepang untuk Piala Dunia 2026?
-
Prediksi Starting XI Inggris di Piala Dunia 2026: Tiga Singa Kental Aroma Manchester City
-
Jadwal Timnas Indonesia vs Oman dan Mozambik di FIFA Matchday Juni 2026
-
Piala Indonesia Tak Kunjung Bergulir Lagi, I.League Bongkar Alasan
-
Duh Persebaya Surabaya Punya Rekor Buruk di Stadion Agus Salim, Bisa Putus?
-
Head to Head Semen Padang vs Persebaya Surabaya: Laga Pamit Kabau Sirah
-
Hansi Flick Kecewa Gagal Bawa Barcelona Raih 100 Poin
-
PSIM Yogyakarta Targetkan Lisensi AFC demi Buka Jalan Tampil di Kompetisi Asia