- Piala Dunia 2026 di Amerika Utara memperluas peserta menjadi 48 tim untuk meningkatkan inklusivitas kompetisi sepak bola dunia.
- Empat negara yaitu Cape Verde, Yordania, Curaçao, dan Uzbekistan berhasil mencetak sejarah dengan lolos ke putaran final pertama.
- Keberhasilan keempat negara tersebut membawa dampak positif bagi perkembangan sepak bola di wilayah asal masing-masing negara peserta.
Suara.com - Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dipastikan menjadi salah satu edisi paling bersejarah dalam dunia sepak bola.
Ekspansi peserta menjadi 48 tim membuka peluang lebih besar bagi negara-negara yang sebelumnya hanya menjadi penonton di panggung dunia.
Tahun ini, empat negara sukses mencetak sejarah dengan lolos ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya, yakni Cape Verde, Curaçao, Yordania, dan Uzbekistan.
Cape Verde: Hiu Biru dari Afrika
Cape Verde, negara kepulauan kecil di pesisir barat Afrika, berhasil menjuarai Grup D kualifikasi zona Afrika.
Dengan populasi sekitar 525 ribu jiwa, mereka menjadi salah satu negara terkecil yang pernah tampil di putaran final Piala Dunia.
Bek Roberto “Pico” Lopes mengenang suasana emosional saat timnya memastikan tiket usai menang 3-0 atas Eswatini pada Oktober lalu.
“Saya seharusnya tidur siang sebelum pertandingan, tetapi salah satu pemain memutar musik dengan pengeras suara,” ujarnya kepada ESPN.
Musik tradisional funaná dan hidangan khas cachupa disebut menjadi bagian penting dalam membangun kebersamaan skuad berjuluk The Blue Sharks.
Baca Juga: Sebastian Soria Berpeluang Jadi Pemain Tertua Sepanjang Sejarah Piala Dunia di Skuad Qatar
Yordania: Dari Petra ke Panggung Dunia
Yordania memastikan tiket bersejarah ke Piala Dunia 2026 setelah menang 3-0 atas Oman.
Negara yang dikenal lewat situs warisan dunia UNESCO, Petra, kini juga mulai diperhitungkan di sepak bola internasional.
Antusiasme suporter Yordania semakin meningkat sejak performa impresif mereka di Piala Asia 2023.
“Mousa Al-Tamari dan kecepatannya yang luar biasa harus menjadi nama pertama yang diingat saat membicarakan Yordania,” kata suporter mereka, Zaid Al Atiyat.
Keberhasilan ini menjadi pencapaian besar bagi sekitar 11,5 juta penduduk Yordania.
Berita Terkait
-
Kapten Timnas Prancis U-21 Bela Maroko di Piala Dunia 2026
-
Kenapa Kaoru Mitoma Dicoret dari Timnas Jepang untuk Piala Dunia 2026?
-
Prediksi Starting XI Inggris di Piala Dunia 2026: Tiga Singa Kental Aroma Manchester City
-
BTS, Madonna hingga Shakira Resmi Guncang Halftime Show Final Piala Dunia 2026
-
Prediksi Starting XI Brasil di Piala Dunia 2026: Tanpa Nomor 9 Murni, Andalkan Taktik Agresif!
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Ipswich Town Promosi ke Premier League, Posisi Elkan Baggott Justru Terancam Terpinggirkan
-
Kebanyakan Tampil di Kandang, PSSI Akui Timnas Indonesia Belum Menarik Bagi Negara Lain
-
Live Streaming Semen Padang vs Persebaya: Ambisi Bernardo Tavares Hapus Kutukan
-
Bernardo Tavares Minta Persebaya Tak Remehkan Semen Padang
-
Respons Persib Bandung Usai Dijatuhi Sanksi Oleh AFC
-
Klub Brunei DPMM FC Rekrut Kapten Persita Usai Lepas Ramadhan Sananta
-
Dipastikan Degradasi, Semen Padang Janji Tetap Profesional saat Hadapi Persebaya Surabaya
-
Bintang Timnas Indonesia Dukung Lamine Yamal Usai Kibarkan Bendera Palestina
-
Anak Emile Heskey Jadi Pahlawan Manchester City saat Juarai FA Youth Cup
-
Victor Osimhen Diminta Tinggalkan Galatasaray demi Liga Champions