- Pelatih Roberto Martinez menegaskan pemilihan Cristiano Ronaldo ke skuad Piala Dunia 2026 didasarkan pada performa, bukan usia pemain.
- Ronaldo tetap menjadi pemain krusial bagi timnas Portugal dengan catatan 25 gol dalam 30 pertandingan di bawah asuhan Martinez.
- Kontribusi Ronaldo mencakup aspek taktis, mentalitas juara, serta perannya sebagai kapten yang menjadi panutan bagi para pemain muda.
Suara.com - Pelatih Timnas Portugal, Roberto Martinez, menegaskan bahwa usia bukan faktor utama dalam menentukan tempat Cristiano Ronaldo di skuad Piala Dunia 2026.
Meski Ronaldo kini telah berusia 41 tahun, Martinez memastikan sang kapten tetap dipilih berdasarkan performa dan kontribusinya di lapangan, sama seperti pemain lainnya.
“Usia hanyalah angka. Di tim nasional, kami menilai apa yang terjadi hari ini dan membuat keputusan untuk hari berikutnya,” kata Martinez kepada Reuters.
Ronaldo dipastikan akan tampil di Piala Dunia kelimanya bersama Portugal.
Bahkan, megabintang milik Al Nassr itu masih berpeluang mencatat sejarah dengan tampil di edisi keenam Piala Dunia jika terus menjaga performanya.
Martinez menolak anggapan bahwa Portugal membawa Ronaldo hanya karena status legenda sepak bola dunia.
Menurutnya, seluruh pemain dinilai berdasarkan kualitas latihan, kedisiplinan, dan kontribusi taktis untuk tim.
“Kami menangani Cristiano Ronaldo yang bermain untuk tim nasional dan mencoba masuk skuad 2026, bukan sosok ikoniknya,” ujar Martinez.
Sejak Martinez mengambil alih kursi pelatih Portugal, Ronaldo justru menunjukkan produktivitas tinggi.
Baca Juga: Daftar Susunan Pemain Belgia di Piala Dunia 2026: Striker Mandul Napoli Tetap Dipanggil
Mantan bintang Real Madrid dan Manchester United itu telah mencetak 25 gol dalam 30 pertandingan internasional.
Catatan tersebut menjadi rasio gol terbaik Ronaldo dibanding era pelatih Portugal sebelumnya.
Martinez juga menilai kontribusi Ronaldo tak hanya terlihat dari jumlah gol.
“Dia luar biasa dalam membuka ruang, melakukan pergerakan, dan memecah pertahanan lawan,” katanya.
Pelatih asal Spanyol itu juga memuji mentalitas Ronaldo yang dinilai masih lapar prestasi meski telah memenangkan hampir semua gelar bergengsi dalam kariernya.
“Seseorang yang sudah memenangkan segalanya masih memiliki rasa lapar seperti pemain yang belum pernah meraih trofi,” ucap Martinez.
Berita Terkait
-
Daftar Susunan Pemain Belgia di Piala Dunia 2026: Striker Mandul Napoli Tetap Dipanggil
-
Intip Markas Tim Favorit Piala Dunia 2026: Argentina dan Inggris Sekota, Spanyol Pasang Pagar Tinggi
-
Prediksi Starting XI Timnas Jepang di Piala Dunia 2026: Hajime Moriyasu Dipusingkan Cedera
-
Prediksi Starting XI Jerman di Piala Dunia 2026: Kreatif Tanpa Striker Murni
-
Analisa Kekuatan Penuh Didier Deschamps Hadapi Irak, Norwegia, dan Senegal, Welcome Back Manu Kone
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
Terkini
-
Jeremy Doku Kembali! Skuad Belgia Lengkap Hadapi Senegal di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Tanpa Edouard Mendy, Senegal Tetap Pede Bisa Pulangkan Belgia dari Piala Dunia 2026
-
Kylian Mbappe: Messi Boleh Cetak Gol Lebih Banyak, tapi Prancis yang Juara Piala Dunia 2026
-
Putra Patrick Kluivert Jadi Korban Rasis usai Belanda Dihajar Maroko, KNVB Siap Bawa ke Ranah Hukum
-
Belanda Kena Getahnya, Teknik Stutter Penalti Mulai Kehilangan Efektivitas di Piala Dunia 2026?
-
Piala Dunia 2026 Patahkan Logika Statistik: Sepak Bola Tak Bisa Diukur dengan Algoritma
-
Hujan Lebat dan Badai Petir, Laga Timnas Meksiko vs Ekuador Ditunda
-
Haaland Kembali Jadi Pahlawan meski Norwegia Minim Peluang, Pelatih: Dia Finisher Terbaik di Dunia
-
Swedia Digilas Tiga Gol, Gary Neville Sebut Timnas Perancis Berada di Level yang Berbeda
-
Kylian Mbappe Soal Prancis Jumpa Paraguay di 16 Besar: Itu Nanti, Fokus Saya Mencari AC Sekarang!