- Arsenal mengalahkan Burnley dengan skor 1-0 di Stadion Emirates pada Minggu, 10 Mei 2026 dalam lanjutan Premier League.
- Manajer Burnley, Mike Jackson, memprotes keputusan wasit Paul Tierney yang tidak memberi kartu merah atas pelanggaran keras Kai Havertz.
- Kemenangan krusial ini menjaga posisi Arsenal di puncak klasemen serta membuka peluang besar mereka meraih gelar juara liga.
Suara.com - Kemenangan tipis Arsenal FC atas Burnley FC dengan skor 1-0 di Stadion Emirates pada laga lanjutan Premier League, Minggu (10/5/2026), memunculkan polemik besar di kalangan pecinta sepak bola Inggris.
Gol tunggal yang dicetak Kai Havertz melalui sundulan di babak pertama memang berhasil mengamankan tiga poin krusial bagi skuad The Gunners dalam persaingan perebutan gelar juara.
Namun, manajer interim Burnley, Mike Jackson, melontarkan kritik keras terhadap keputusan wasit Paul Tierney yang tidak memberikan kartu merah kepada Havertz usai pelanggaran keras di babak kedua.
Aksi Berbahaya Havertz di Menit ke-69
Kontroversi terjadi pada menit ke-69 ketika Havertz melakukan tekel keras ke arah belakang betis gelandang Burnley, Lesley Ugochukwu.
Pelanggaran tersebut dinilai berbahaya karena kaki Havertz terlihat terangkat dari permukaan lapangan saat melakukan kontak.
Meski sempat diperiksa tim VAR, wasit Paul Tierney tidak diminta untuk melihat tayangan ulang melalui monitor di pinggir lapangan.
Mike Jackson menilai keputusan tersebut menjadi kesalahan besar yang memengaruhi jalannya pertandingan.
“Saya tidak suka melihat pemain diusir keluar, tetapi setelah melihat tayangannya kembali dan melihat bagaimana pertandingan dipimpin hari ini, saya pikir itu kartu merah,” ujar Jackson kepada wartawan dikutip dari ESPN, Selasa (19/5/2026).
Baca Juga: Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
Ia menegaskan bahwa tayangan ulang dari berbagai sudut seharusnya cukup untuk menunjukkan tingkat bahaya tekel tersebut.
“Ketika Anda melihatnya frame demi frame, itu terlihat jelas dari berbagai sudut,” tambahnya.
Dampak Besar pada Jalannya Pertandingan
Jackson menilai Burnley berpotensi mendapatkan hasil berbeda apabila Arsenal harus bermain dengan 10 pemain pada 20 menit terakhir pertandingan.
Menurutnya, keunggulan jumlah pemain bisa dimanfaatkan Burnley untuk menyamakan skor dan mencuri poin di Emirates Stadium.
“Itu tekel berbahaya, kakinya terangkat dari permukaan lapangan,” tegas Jackson.
Berita Terkait
-
Respons Manchester City Soal Isu Pep Guardiola Siap Putus Kontrak di Akhir Musim
-
Gempar! Pep Guardiola Dikabarkan Tinggalkan Manchester City Akhir Musim Ini
-
Arsenal Wajib Menang Lawan Crystal Palace Demi Trofi Premier League Usai Tundukkan Burnley
-
Luis Enrique Bocorkan Kondisi Cedera Dembele, Absen Lawan Arsenal?
-
Bruno Fernandes Diambang Pecahkan Rekor Assist Henry dan De Bruyne di Brighton
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bukti Borneo FC Belum Menyerah Bersaing dengan Persib Kejar Juara BRI Super League
-
Bisa Kena Tikung, Persib Bandung Terancam Gagal Dapatkan Pemain Incaran dari Belanda
-
Arne Slot Terancam Dipecat Liverpool, Manajemen Bidik Luis Enrique dari PSG
-
Skuad Persib Bandung Diminta Jangan Besar Kepala Sebelum Resmi Juara!
-
Xabi Alonso Bawa Gerbong Staf Pelatih dari Real Madrid ke Chelsea, Siapa Saja?
-
Carlo Ancelotti Jelaskan Alasan Coret Joao Pedro dari Skuad Piala Dunia 2026 Brasil
-
Dicoret dari Skuad Piala Dunia 2026 Brasil, Joao Pedro Tulis Pesan Emosional
-
Jose Mourinho Digosipkan Ingin Bawa Marcus Rashford ke Real Madrid
-
Punya Pengalaman Bungkam Jepang dan Qatar, John Herdman Pede Pimpin Timnas Indonesia ke Piala Asia
-
Meski Cuma Butuh Imbang untuk Juara, Thom Haye Ingin Persib Tutup Musim dengan Kemenangan