- Jay Idzes terancam absen membela Timnas Indonesia pada FIFA Matchday Juni 2026 akibat cedera tumit yang belum pulih.
- Ketersediaan Jay Idzes bergantung penuh pada keputusan medis dan menit bermain yang diberikan oleh klubnya, Sassuolo.
- Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Oman dan Mozambik di Stadion Gelora Bung Karno tanpa kepastian kondisi sang pemain.
Suara.com - Peluang bek tangguh Jay Idzes untuk membela Timnas Indonesia pada ajang FIFA Matchday Juni 2026 kini sepenuhnya bergantung pada keputusan medis dan taktis klubnya, Sassuolo.
Indikator utama kesiapan fisik pemain berusia 25 tahun tersebut akan terlihat apabila ia kembali mendapatkan menit bermain bersama Sassuolo di kompetisi domestik Italia dalam waktu dekat.
Jika Sassuolo berani menurunkannya, hal itu otomatis menjadi sinyal positif bagi pelatih John Herdman untuk memanggilnya ke skuad Garuda.
Sebaliknya, absennya Jay Idzes dalam lanjutan kompetisi liga akan mempertegas bahwa cedera tumit yang dialaminya belum pulih sepenuhnya dan berpotensi menutup peluang tampil bersama Timnas Indonesia.
Misteri Cedera Tumit Jay Idzes
Kekhawatiran mengenai kondisi fisik Jay Idzes mulai meningkat setelah ia absen saat Sassuolo menghadapi Lecce pada akhir pekan lalu.
Berdasarkan laporan Rotowire, sang pemain belum mendapat izin tampil dari tim medis klub karena cedera tumitnya masih membutuhkan waktu pemulihan tambahan.
Padahal, kondisi pemain berdarah Belanda-Indonesia tersebut sempat dikabarkan membaik setelah menjalani pemantauan intensif selama sepekan.
Cedera itu bermula ketika Jay Idzes harus ditarik keluar pada menit ke-40 saat Sassuolo menghadapi AC Milan pada 3 Mei lalu.
Baca Juga: John Herdman Minta Pemain Timnas Indonesia Lebih Menyatu Secara Emosional
Sejak laga tersebut, ia belum kembali tampil dan masih menjalani program rehabilitasi khusus.
John Herdman Siapkan Rencana Darurat
Absennya Jay Idzes tak hanya menjadi kerugian bagi Timnas Indonesia, tetapi juga memicu masalah di lini belakang Sassuolo.
Pelatih Fabio Grosso kini harus mencari alternatif bek tengah karena beberapa pemain utama lain juga mengalami cedera.
Di sisi lain, situasi ini menjadi tantangan tersendiri bagi John Herdman yang selama ini mengandalkan Jay Idzes sebagai pemimpin lini belakang Garuda.
Pelatih asal Kanada itu diperkirakan tidak akan mengambil risiko memainkan pemain yang belum sepenuhnya bugar di laga internasional.
Berita Terkait
-
John Herdman Ingin Lahirkan Jonathan David Baru dari Timnas Indonesia
-
Lama Tak Terdengar, Pemain Keturunan Jerman Amar Brkic Akhirnya Comeback ke Timnas Indonesia
-
Resmi Dirilis! Ini Daftar Harga Tiket Laga Timnas Indonesia vs Oman dan Mozambik
-
Media Italia Soroti Lini Belakang Sassuolo Rapuh Saat Jay Idzes Absen
-
Dirumorkan Jadi Incaran John Herdman, Tristan Gooijer Kirim Kode untuk Timnas Indonesia
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
John Herdman Ingin Lahirkan Jonathan David Baru dari Timnas Indonesia
-
Luar Biasa! Sandy Walsh Berpeluang Ukir Sejarah Treble Winner di Musim Ini
-
Casemiro Dikabarkan Segera Gabung Inter Miami, Satu Klub dengan Lionel Messi
-
Lama Tak Terdengar, Pemain Keturunan Jerman Amar Brkic Akhirnya Comeback ke Timnas Indonesia
-
Nasib Belum Jelas, Manajer Persija Jakarta Siap Angkat Kaki
-
Kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam Tak Masuk Nominasi Terbaik Padahal Paling Sedikit Kebobolan
-
Nasib Bojan Hodak di Persib Masih Menggantung, Ini Penjelasan Manajemen
-
Persija Gagal Juara meski Lebih Garang dari Era 2018, Marko Simic Disinggung
-
Sesumbar Lamine Yamal, Bidik Rekor Hattrick Termuda di Piala Dunia 2026
-
Mikel Arteta Dipuji Ubah Mentalitas Arsenal Jadi Monster Eropa