- Crystal Palace mencatatkan sejarah dengan meraih trofi juara Conference League untuk pertama kalinya sepanjang sejarah klub berdiri.
- Kesuksesan tersebut diraih setelah Crystal Palace mengalahkan Rayo Vallecano pada partai final yang berlangsung di Leipzig, Jerman.
- Kapten Dean Henderson menjadi pilar krusial dalam kemenangan bersejarah yang sekaligus menjadi kado perpisahan bagi manajer Oliver Glasner.
Suara.com - Catatan sejarah baru yang sangat membanggakan berhasil diukir oleh klub Premier League, Crystal Palace.
Untuk pertama kalinya sepanjang sejarah klub berdiri, mereka sukses merengkuh trofi juara di kompetisi antarklub Eropa, Conference League.
Keberhasilan fantastis pada musim debut mereka di panggung Benua Biru ini dipastikan setelah mengandaskan perlawanan wakil Spanyol, Rayo Vallecano, dalam laga final yang dihelat di kota Leipzig, Jerman.
Penjaga gawang utama, Dean Henderson menjadi salah satu pilar krusial di balik kesuksesan bersejarah tersebut.
Pencapaian ini sekaligus menyejajarkan nama kiper asal Inggris itu ke dalam daftar elite kapten Crystal Palace yang pernah mengangkat trofi mayor sepanjang berdirinya klub.
Meskipun baru dipercaya mengemban ban kapten sejak bulan Januari lalu, Henderson lebih memilih untuk memberikan apresiasi setinggi langit atas kegigihan seluruh rekan setimnya di atas lapangan hijau.
Langkah Crystal Palace untuk bisa menggenggam trofi Conference League dilalui lewat jalan yang sangat panjang.
Partai puncak kontra Rayo Vallecano tercatat menjadi laga ke-17 mereka di kompetisi Eropa musim ini, sekaligus pertandingan ke-60 di semua ajang.
Henderson mengaku sangat terkesima dengan determinasi tinggi yang ditunjukkan oleh armada Palace sepanjang musim kompetisi berjalan, meski sempat diwarnai periode-periode sulit.
Baca Juga: Inigo Perez: Rayo Vallecano Ingin Juara Liga Conference demi Penggemar
"Orang-orang ini, sungguh, mereka luar biasa bagi saya. Malam ini sangat spesial. Jelas ini pertandingan ke-60 kami dan mereka terus berlari sepanjang tahun," kata Henderson kepada TNT Sports.
"Kami mengalami beberapa masa sulit sepanjang musim, tetapi di malam seperti ini para pemain menunjukkan kualitas mereka."
"Ini benar-benar luar biasa. Anda tidak boleh menyerah dan ini adalah momen spesial bersama orang-orang spesial juga," imbuhnya.
Sepanjang jalannya partai final, Henderson sebenarnya tidak terlalu banyak mendapatkan ujian berat dari barisan penyerang lawan.
Kendati demikian, ia tetap memperlihatkan ketenangan tingkat tinggi dan sukses mengomandoi barisan pertahanan Palace dengan sangat rapi.
Eks kiper Man United tersebut mengakui bahwa kemenangan di laga final ini bagaikan sebuah kelegaan yang luar biasa besar setelah memikul tekanan yang begitu berat.
Berita Terkait
-
Oliver Glasner Bawa Crystal Palace Juara Liga Konferensi Eropa: Ini Pertandingan Terakhir Saya
-
Crystal Palace Juara Conference League, Kisah Sukses Oliver Glasner Membawa Sejarah ke Selhurst Park
-
Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Tekuk Rayo Vallecano
-
Ricuh! Suporter Crystal Palace dan Vallecano Baku Hantam Jelang Final Conference League
-
Link Live Streaming Crystal Palace vs Rayo Vallecano: Siapa Bakal Cetak Sejarah?
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Cinta Mati Real Madrid! Vinicius Junior Mengaku Tak Sanggup Bayangkan Pakai Jersey Klub Lain
-
Ada Miracle of Bern, Ini 8 Comeback Gila yang Terjadi di Piala Dunia
-
Benjamin Sesko Sebut Zlatan Ibrahimovic Jadi Inspirasi Sejak Kecil
-
PSG Siap Tebus Julian Alvarez Rp2,2 Triliun dari Atletico Madrid
-
Dihina Ultras PSG, Samir Nasri Pilih Mundur dari Tugas Pandit Final Liga Champions
-
Manchester United Siap Lepas Jadon Sancho, Empat Klub Liga Inggris Berminat
-
Manchester United Rugi Ratusan Miliar usai Pecat Ruben Amorim
-
Marco Silva Dirumorkan Gantikan Jose Mourinho Latih Benfica
-
Pujian Vinicius untuk Lamine Yamal: Dia Bisa Menangkan Piala Dunia Sendirian
-
Harga Tak Cocok, Sergio Ramos Batal Akuisisi Sevilla