- Timnas Spanyol menjadi kandidat juara Piala Dunia 2026 setelah meraih gelar juara Euro 2024 dan UEFA Nations League.
- Dalam sepuluh edisi terakhir, Spanyol meraih gelar juara dunia pada tahun 2010 di Afrika Selatan di bawah performa terbaik.
- Perjalanan Spanyol sering terhambat oleh kekalahan adu penalti, termasuk saat tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2022 Qatar.
Turnamen di Prancis menjadi salah satu edisi paling mengecewakan bagi Spanyol.
Tergabung di Grup D, mereka gagal lolos ke fase gugur setelah kalah dari Nigeria, bermain imbang melawan Paraguay, dan hanya meraih satu kemenangan atas Bulgaria.
Piala Dunia 2002: Kontroversi Lawan Korea Selatan
Spanyol tampil kuat di Korea Selatan dan Jepang dengan menyapu bersih fase grup.
Namun perjalanan mereka berakhir kontroversial di perempat final saat menghadapi tuan rumah Korea Selatan.
Setelah bermain imbang tanpa gol, Spanyol kalah dalam adu penalti 3-5.
Laga tersebut dikenang karena gol Fernando Morientes yang dianulir wasit Gamal Al-Ghandour dalam keputusan yang hingga kini masih diperdebatkan.
Piala Dunia 2006: Dihentikan Prancis dan Zidane
Spanyol memulai turnamen di Jerman dengan sempurna setelah memenangkan seluruh pertandingan fase grup.
Baca Juga: Jejak Kontroversial 10 Tahun Terakhir Daniel Siebert Wasit Final Liga Champions
Namun mereka harus mengakui keunggulan Prancis pada babak 16 besar.
Tim yang dipimpin Zinedine Zidane menang 3-1 meski Spanyol sempat unggul lebih dahulu melalui David Villa.
Piala Dunia 2010: Puncak Kejayaan La Roja
Afrika Selatan 2010 menjadi momen paling bersejarah bagi sepak bola Spanyol.
Setelah menyingkirkan Portugal, Paraguay, dan Jerman, Spanyol menghadapi Belanda di final.
Gol ikonik Andres Iniesta pada menit ke-116 memastikan kemenangan 1-0 sekaligus menghadirkan gelar Piala Dunia pertama dalam sejarah La Roja.
Piala Dunia 2014: Kutukan Sang Juara
Empat tahun setelah menjadi juara dunia, Spanyol justru mengalami kejatuhan dramatis di Brasil.
Mereka dihancurkan Belanda 5-1 pada laga pembuka sebelum kembali kalah dari Chile.
Akibatnya, La Roja tersingkir di fase grup dan menjadi korban terbaru "kutukan juara bertahan".
Piala Dunia 2018: Tersingkir oleh Rusia
Di Rusia 2018, Spanyol kembali menunjukkan performa yang menjanjikan pada fase grup.
Namun tuan rumah Rusia membuat kejutan besar dengan menyingkirkan La Roja melalui adu penalti pada babak 16 besar.
Kiper Igor Akinfeev menjadi pahlawan setelah menggagalkan dua tendangan pemain Spanyol.
Piala Dunia 2022: Mimpi Berakhir di Tangan Maroko
Kekecewaan kembali menghampiri Spanyol di Qatar.
Setelah lolos dari fase grup, mereka bertemu Maroko pada babak 16 besar.
Pertandingan berakhir tanpa gol dan La Roja kalah 0-3 dalam adu penalti setelah Pablo Sarabia, Carlos Soler, dan Sergio Busquets gagal menjalankan tugasnya.
Statistik Spanyol dalam 10 Piala Dunia Terakhir
Selama 40 tahun terakhir, Spanyol tetap menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola dunia.
Dari 10 edisi Piala Dunia terakhir, La Roja berhasil lolos dari fase grup sebanyak delapan kali dan mencapai perempat final atau lebih sebanyak empat kali.
Namun satu catatan yang masih menghantui adalah kegagalan dalam adu penalti.
Spanyol telah empat kali tersingkir melalui babak tos-tosan, menjadikannya salah satu kelemahan terbesar mereka di turnamen besar.
Kini, dengan generasi baru yang dipimpin Luis de la Fuente dan minus pemain Real Madrid, Spanyol berharap dapat menghapus luka masa lalu dan kembali mengulang kejayaan seperti yang mereka lakukan pada Piala Dunia 2010.
Berita Terkait
-
Jejak Kontroversial 10 Tahun Terakhir Daniel Siebert Wasit Final Liga Champions
-
Santos Buka Suara soal Polemik Cedera Neymar Jelang Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Lionel Messi di Ambang Cetak Sejarah Baru Timnas Argentina
-
Ada Lionel Messi, Vinicius Jagokan Argentina Juara Piala Dunia 2026
-
Korea Selatan di Piala Dunia 2026, Beban Berat Son Heung-Min hingga Krisis Striker Tajam
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Pantang Terpeleset! Ini Kunci Arsenal Agar Bisa Kalahkan PSG
-
Dari 5 Ribu ke 2,3 Juta Followers dalam 48 Jam! Bek Selandia Baru Tim Payne Mendadak Viral
-
Final Liga Champions: Ini 5 Pemain Kunci Arsenal Kalahkan PSG
-
Anthony Gordon Jadi Pemain Inggris ke-13 di Barcelona: Siapa yang Paling Sukses?
-
Analisis PSG vs Arsenal: Pressing Tinggi, Serang Sisi Kiri, dan Bertahan Mati-matian
-
Ditebus Rp1,49 T, Anthony Gordon: Sejak Balita Saya Ingin Main untuk Barcelona
-
Jejak Kontroversial 10 Tahun Terakhir Daniel Siebert Wasit Final Liga Champions
-
Final Liga Champions PSG vs Arsenal: 10 Fakta Penting yang Wajib Diketahui
-
Kompetisi Futsal SMA Digelar di 4 Kota, Talenta Muda Berpeluang Dilirik Hector Souto
-
Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Lionel Messi di Ambang Cetak Sejarah Baru Timnas Argentina