- Jorge Campos adalah kiper ikonik Meksiko yang sukses menembus keterbatasan fisik berkat refleks cepat serta keberanian tinggi.
- Campos mencetak 35 gol sepanjang karier profesionalnya dengan kemampuan unik bermain sebagai penjaga gawang sekaligus penyerang.
- Ia populer pada Piala Dunia 1990-an berkat aksi impresif dan penggunaan seragam berwarna cerah hasil desain pribadinya.
Suara.com - Nama Jorge Campos selalu masuk dalam daftar kiper paling ikonik dalam sejarah sepak bola dunia.
Bukan hanya karena kemampuannya di bawah mistar, tetapi juga berkat seragam berwarna cerah yang dirancangnya sendiri serta gaya bermain yang berbeda dari penjaga gawang pada umumnya.
Mantan kiper tim nasional Meksiko itu menjadi salah satu wajah paling dikenal di ajang Piala Dunia pada era 1990-an.
Kiper Bertubuh Mungil yang Menentang Stereotip
Campos lahir pada 15 Oktober 1966 di Acapulco, Meksiko. Dengan tinggi sekitar 1,70 meter, ia tergolong pendek untuk ukuran seorang penjaga gawang.
Namun, keterbatasan fisik tersebut tidak menghalanginya menjadi salah satu kiper terbaik yang pernah dimiliki Meksiko. Ia mengandalkan refleks cepat, kelincahan, keberanian, dan kemampuan membaca permainan untuk menutupi kekurangan posturnya.
Karier internasional Campos bersama timnas Meksiko berlangsung sangat panjang. Ia mencatatkan 130 penampilan dan tampil dalam tiga edisi Piala Dunia, yakni 1994, 1998, dan 2002.
Kiper yang Bisa Menjadi Penyerang
Hal yang membuat Campos semakin unik adalah kemampuannya bermain di dua posisi berbeda.
Baca Juga: Bintang Manchester United Yakin Timnas Inggris Bisa Juara Piala Dunia 2026
Saat membela sejumlah klub di Meksiko, termasuk UNAM Pumas, ia tidak hanya berperan sebagai penjaga gawang, tetapi juga beberapa kali dimainkan sebagai penyerang.
Sepanjang karier profesionalnya, Campos tercatat mencetak 35 gol. Bahkan, dalam satu musim kompetisi, ia mampu mengemas 14 gol, jumlah yang sangat langka bagi seorang kiper.
Kemampuan tersebut membuatnya dikenal sebagai salah satu pemain paling serbabisa dalam sejarah sepak bola modern.
Penampilan Ikonik di Piala Dunia 1994
Salah satu momen paling dikenang dari Campos terjadi pada Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat.
Dalam pertandingan fase grup melawan Irlandia pada 24 Juni 1994, Campos tampil impresif dan membantu Meksiko meraih kemenangan 2-1.
Berita Terkait
-
Bintang Manchester United Yakin Timnas Inggris Bisa Juara Piala Dunia 2026
-
Lionel Scaloni Tegaskan Lionel Messi Sendiri yang Akan Tentukan Waktu Pensiunnya
-
Daftar Skuad Termahal di Piala Dunia 2026: Prancis Tertinggi, Argentina Tak Masuk 5 Besar
-
Sejarah Piala Dunia dalam 3 Menit: Dari 1930 hingga Era 48 Tim di Piala Dunia 2026
-
Sambut Piala Dunia 2026, Jangan Jadikan Ajang Judi di Aceh dan Tetap 'Santuy'
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Asics Gel Nimbus 27 Vs Asics Novablast 5, Mana Sepatu Lari yang Cocok untuk Long Run?
-
Jangan Asal Charger! 4 Kebiasaan Ini Bikin Baterai iPhone Cepat Rusak
-
Apa Itu Weton Tulang Wangi? Ini Ciri dan Keistimewaannya
-
BRI Ajak Warga Jakarta Hidup Sehat Lewat Inovasi Terbaru
-
APBN Bukan Dompet Pejabat: Bijak Sebelum Menghamburkan Anggaran
-
6 HP Murah Rp1 Jutaan untuk Ngonten, Kamera Jernih Buat Edit CapCut Lancar
-
4 Rekomendasi Pompa Air Lokal Tangguh dan Irit Listrik, Harga Mulai Rp400 Ribuan!
-
Dosa Masa Lalu yang Tak Pernah Mati: Ulasan Mendalam Film Lastri Arwah Kembang Desa
-
Dampingi JO &TEAM, Anji Ikehata jadi Hikari Wanda di Wandance Live Action
-
Penutupan Piala Dunia 2026 Jam Berapa? Ini Jadwal Closing Ceremony FIFA World Cup