Bola / Bola Indonesia
Kamis, 04 Juni 2026 | 13:28 WIB
Persija Jakarta resmi melepas Allano Lima meski sang pemain tajam dan ingin bertahan. (IG Persija Jakarta)
Baca 10 detik
  • Persija Jakarta resmi mengakhiri kontrak kerja sama dengan penyerang asal Brasil, Allano Lima.

  • Allano Lima menyumbang sembilan gol dan sembilan assist namun memiliki catatan 14 kartu kuning.

  • Sang pemain mengaku sedih karena didepak manajemen meski dirinya memiliki keinginan kuat untuk bertahan.

Suara.com - Persija Jakarta resmi mengakhiri kebersamaan dengan Allano Lima setelah satu musim bekerja sama. Pengumuman perpisahan itu disampaikan Macan Kemayoran melalui akun Instagram resmi klub pada Kamis (5/6/2026).

Kepergian pemain asal Brasil tersebut menandai berakhirnya perjalanan yang penuh warna. Meski hanya semusim berkostum Persija, Allano mampu meninggalkan kontribusi yang cukup signifikan bagi tim ibu kota.

Sepanjang BRI Super League 2025/2026, pemain berusia 31 tahun itu menjadi salah satu motor serangan Persija.

Duel Persija Jakarta vs Persib Bandung dalam laga pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026) sore WIB. [Dok. Persija]

Ia turut membantu tim finis di posisi ketiga klasemen akhir dengan torehan sembilan gol dan sembilan assist.

Dalam unggahan perpisahannya, Persija menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan Allano selama membela klub.

"Terima kasih, Allano Lima. Kebersamaan antara Persija dan Allano akhirnya tiba di ujung cerita," tulis Persija di Instagram miliknya.

"Tak semua perjalanan berakhir dengan indah, tetapi kontribusinya akan selalu tinggal di hati kita semua," jelas tim berjuluk Macan Kemayoran itu.

Hasil babak pertama laga Super League antara Persija vs PSIM di Bali berakhir imbang 1-1. Gol cepat Pulga Vidal sukses dibalas tuntas oleh eksekusi penalti Allano. [Dok. IG Persija Jakarta]

Peran Allano di lapangan memang cukup penting sepanjang musim lalu. Kemampuannya menciptakan peluang dan memecah kebuntuan kerap menjadi pembeda dalam sejumlah pertandingan Persija.

Namun di balik kontribusinya, Allano juga dikenal sebagai pemain yang cukup agresif. Catatan disiplin menjadi salah satu sorotan sepanjang musim.

Baca Juga: Persib Bandung Hattrick Juara, Terima Bonus Rp1 Miliar dari KDM

Ia tercatat sebagai pemain dengan koleksi kartu kuning terbanyak kedua di BRI Super League 2025/2026. Allano mengoleksi 14 kartu kuning, hanya terpaut satu kartu dari gelandang Dewa United, Ricky Kambuaya, yang berada di posisi teratas daftar tersebut.

Persija pun menutup pesan perpisahannya dengan doa terbaik untuk sang pemain.

"Terima kasih untuk setiap keringat, perjuangan, dan keceriaan yang diberikan untuk kota ini. Doa kami selalu menyertai, Allano!" ungkap Persija.

Sebelum pengumuman resmi dari klub, Allano lebih dulu menyampaikan salam perpisahan yang menyentuh kepada Jakmania dan seluruh elemen Persija.

Dalam pesannya, mantan pemain yang menjadi andalan lini serang Macan Kemayoran itu mengaku sebenarnya masih ingin melanjutkan kariernya bersama tim ibu kota.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada klub yang telah membuka pintunya untuk saya, serta kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah menyambut saya dan membuat saya merasa seperti di rumah sendiri," kata Allano.

Pernyataan berikutnya menunjukkan betapa berat keputusan tersebut bagi dirinya. Allano mengungkapkan bahwa keinginannya untuk bertahan tidak sejalan dengan keputusan yang akhirnya diambil klub.

"Saya pergi dengan perasaan sedih karena tidak bisa melanjutkan perjalanan ini. Meski keinginan terbesar saya adalah bertahan dan terus berjuang bersama kalian, sayangnya keputusan akhir bukan berada di tangan saya," pungkasnya.

Load More