Bola / Bola Dunia
Senin, 08 Juni 2026 | 08:45 WIB
Christian Eriksen kolaps saat Denmark vs Ukraina. Dokter memastikan alat pacu jantung (ICD) berfungsi baik dan kondisi sang gelandang kini stabil. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Gelandang Denmark, Christian Eriksen, kolaps saat pertandingan melawan Ukraina di Nature Energy Park pada hari Senin.
  • Pertandingan dihentikan pada menit ke-79 setelah Eriksen sempat kehilangan kesadaran akibat masalah jantung yang kambuh.
  • Alat pacu jantung Eriksen berfungsi baik dan sang pemain kini sedang menjalani pemeriksaan medis di rumah sakit.

Suara.com - Dunia sepak bola kembali dikejutkan oleh insiden medis yang menimpa gelandang legendaris Denmark, Christian Eriksen, yang mendadak kolaps dalam laga persahabatan melawan Ukraina.

Pemain berusia 34 tahun tersebut dilaporkan sempat tidak sadarkan diri di tengah lapangan sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit di Kota Odense, Denmark.

Kejadian ini memaksa pertandingan yang berlangsung di Nature Energy Park pada Senin waktu setempat dihentikan sepenuhnya demi alasan kemanusiaan.

Kronologi Insiden di Menit Ke-65

Ketegangan mulai menyelimuti stadion ketika pertandingan memasuki menit ke-65, saat Eriksen terlihat memegangi dadanya sebelum jatuh tersungkur ke tanah.

Wasit asal Norwegia, Sigurd Smehus Kringstad, langsung bergerak cepat menghentikan laga pada menit ke-79 setelah melihat situasi medis yang cukup serius.

Tim medis timnas Denmark segera memberikan pertolongan pertama di atas lapangan, sementara para pemain kedua tim mengelilingi Eriksen dengan raut wajah cemas.

Dokter tim nasional Denmark, Morten Boesen, memberikan konfirmasi mengenai kondisi awal sang pemain melalui pernyataan resmi federasi.

"Dia sempat tidak sadarkan diri sejenak, tetapi segera siuman dengan sangat cepat," ujar Morten Boesen dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga: Media Inggris Soroti Elkan Baggott usai Timnas Indonesia Hajar Oman, Nasib di Ipswich Jadi Sorotan

Peran Vital Alat Pacu Jantung (ICD)

Kabar baik datang saat dokter mengonfirmasi bahwa Eriksen mampu meninggalkan lapangan dengan berjalan kaki secara mandiri meski tetap harus menuju rumah sakit.

Boesen menilai perangkat implantable cardioverter-defibrillator (ICD) yang terpasang di jantung Eriksen bekerja dengan sangat baik.

"Kondisi Christian baik dan dia keluar lapangan sendiri, menurut penglihatan saya, alat pacu jantungnya merespons sebagaimana mestinya," tambah Boesen menjelaskan aspek teknis penyelamatan tersebut.

Eriksen kini tengah menjalani serangkaian pemeriksaan lanjutan di rumah sakit untuk menentukan penyebab pasti kambuhnya masalah jantung tersebut.

Meskipun harus menjalani perawatan intensif, Eriksen dilaporkan sudah bisa berkomunikasi dan mengirimkan pesan hangat untuk rekan-rekan setimnya.

Load More