- Timnas Indonesia meraih dua kemenangan beruntun di FIFA Matchday Juni 2026 setelah mengalahkan Oman 3-0 dan Mozambik 1-0.
- Catatan tersebut menyamai prestasi Shin Tae-yong yang terakhir kali membawa Garuda menang beruntun pada Maret 2024.
- John Herdman menilai momentum positif ini harus dijaga untuk menghadapi agenda internasional berikutnya pada September dan Oktober.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, sukses membawa Skuad Garuda menyapu bersih kemenangan dalam dua laga beruntun pada agenda FIFA Matchday Juni 2026.
Hasil manis itu didapat setelah Indonesia membungkam Mozambik dengan skor tipis 1-0 lewat gol tunggal Ole Romeny di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Pencapaian tersebut membuat John Herdman resmi menyamai prestasi langka milik mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Samai Rekor Kemenangan Beruntun Era Shin Tae-yong
Catatan dua kemenangan berturut-turut di laga internasional merupakan sesuatu yang sudah lama tidak dirasakan para penggemar sepak bola Indonesia.
Terakhir kali Timnas Indonesia mampu meraih dua kemenangan beruntun terjadi pada Maret 2024 saat masih ditangani Shin Tae-yong.
Kala itu, Shin Tae-yong membawa Timnas Indonesia mengalahkan Vietnam dua kali pada putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan skor 1-0 dan 3-0.
Sebelumnya, pelatih asal Korea Selatan itu juga pernah mencatatkan dua kemenangan beruntun saat mengalahkan Brunei Darussalam dengan skor identik 6-0 pada Oktober 2023.
"Untuk perkembangan tim, kami selalu berbicara tentang momentum. Dua kemenangan beruntun ini sangat penting," kata John Herdman dalam jumpa pers di SUGBK.
Baca Juga: John Herdman Cetak Rekor Sama Seperti Shin Tae-yong Usai Gebuk Oman dan Mozambik
Kalahkan Tim dengan Ranking FIFA Lebih Tinggi
John Herdman menilai pencapaian kali ini terasa lebih istimewa karena Indonesia mampu mengalahkan dua tim yang memiliki peringkat FIFA lebih tinggi.
Sebagai informasi, Oman menempati peringkat ke-79 dunia dan Mozambik berada di posisi ke-101 dunia. Sementara itu, Indonesia masih berada di peringkat ke-122 FIFA.
Keberhasilan menaklukkan dua tim dengan selisih peringkat yang cukup jauh menjadi bukti perkembangan permainan Timnas Indonesia di bawah arahan Herdman.
"Kami belum pernah melakukannya sejak 2024, apalagi melawan dua tim yang peringkatnya lebih tinggi dari kami," ucap Herdman.
Ia berharap tren positif tersebut dapat terus dipertahankan hingga agenda internasional berikutnya.
Berita Terkait
-
Curhat Ole Romeny: Merasa Bebas di Timnas Indonesia Dibanding Klub
-
Mata-matai Timnas Indonesia di GBK, Pelatih Vietnam 'Digocek' John Herdman
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Menang Beruntun Lawan Oman dan Mozambik, Rekor Terbaik 2 Dekade
-
John Herdman Minta Timnas Indonesia Tetap Rendah Hati Meski Sapu Bersih FIFA Matchday Juni
-
Viral Beckham Putra Hampir Ribut dengan Penonton usai Timnas Indonesia vs Mozambik
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Curhat Ole Romeny: Merasa Bebas di Timnas Indonesia Dibanding Klub
-
Mata-matai Timnas Indonesia di GBK, Pelatih Vietnam 'Digocek' John Herdman
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Menang Beruntun Lawan Oman dan Mozambik, Rekor Terbaik 2 Dekade
-
John Herdman Minta Timnas Indonesia Tetap Rendah Hati Meski Sapu Bersih FIFA Matchday Juni
-
Viral Beckham Putra Hampir Ribut dengan Penonton usai Timnas Indonesia vs Mozambik
-
John Herdman Cetak Rekor Sama Seperti Shin Tae-yong Usai Gebuk Oman dan Mozambik
-
Kata-kata Ole Romeny Cetak Gol Tunggal Timnas Indonesia Kalahkan Mozambik
-
Pelatih Vietnam Mata-matai Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, John Herdman Singgung Pemain Eropa
-
Shin Tae-yong Jadi Pelatih Persija, Erick Thohir: Makin Banyak Pelatih Bagus di Liga Indonesia
-
Menang Tipis dari Mozambik, John Herdman Soroti Lemahnya Penyelesaian Akhir Timnas Indonesia