- Thomas Tuchel menegaskan Timnas Inggris bukan favorit utama juara Piala Dunia 2026 karena belum meraih gelar dunia selama 60 tahun.
- Meski demikian, Tuchel memastikan The Three Lions tetap datang dengan target besar untuk memperebutkan trofi juara.
- Pelatih asal Jerman itu meminta pemain fokus pada proses dan langkah demi langkah untuk mencapai puncak prestasi di turnamen.
Tuchel ingin para pemain fokus pada setiap pertandingan tanpa terbebani ekspektasi berlebihan.
"Kami melihat diri kami sebagai kompetitor, sebagai penantang, kami ingin melangkah sejauh mungkin," tambahnya.
Baginya, mentalitas sebagai penantang justru dapat membantu tim tampil lebih lepas sepanjang turnamen.
Warisan Southgate dan Filosofi Mendaki Gunung
Tuchel juga memberikan apresiasi terhadap fondasi yang dibangun pendahulunya, Gareth Southgate.
Di bawah kepemimpinan Southgate, Inggris berhasil mencapai final Euro 2020 dan Euro 2024, serta semifinal Piala Dunia 2018.
"[Hasil-hasil itu] sangat relevan," ujar Tuchel.
Menurutnya, pencapaian tersebut membuktikan bahwa Inggris sudah berada di level elite dan memiliki kapasitas untuk menjadi juara.
"Jika Anda mencapai final di Euro, semifinal, perempat final di Piala Dunia, maka Anda sudah ada di sana dan bisa memenanginya," jelasnya.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Iran Ajukan Izin Khusus ke FIFA Pakai Ban Lengan Hitam Kontra Mesir, Apa Artinya?
Namun, ia tetap menilai sejarah panjang tanpa gelar membuat Inggris belum layak disebut favorit mutlak.
"Mungkin ini perbandingan yang salah, jika Anda pergi ke Wimbledon dan belum pernah memenanginya, atau 60 tahun lalu memenanginya, Anda mungkin bukan favorit," tuturnya.
Untuk menggambarkan pendekatannya, Tuchel menggunakan filosofi pendakian gunung.
"Jika kita ingin mencapai puncak gunung, kita harus memulai perjalanan selangkah demi selangkah dan pergi dari base camp ke base camp," paparnya.
Ia ingin para pemain tetap fokus pada proses dan tidak terjebak dalam euforia maupun tekanan di luar lapangan.
"Saya memiliki keyakinan, kami semua memiliki keyakinan dan mimpi, tetapi itu datang dengan tanggung jawab, kerja keras, komitmen, dan disiplin," tegasnya.
"Ini semua termasuk di dalamnya, tetapi kami berani bermimpi dan itu adalah hal yang penting," pungkas Tuchel.
Fokus pada Sepak Bola, Jauh dari Isu Politik
Di luar urusan teknis, Tuchel juga menanggapi isu penolakan visa wasit asal Somalia, Omar Artan, oleh pihak imigrasi Amerika Serikat.
Ia mengaku bersyukur karena Federasi Sepak Bola Inggris (FA) memberinya ruang untuk tetap fokus pada sepak bola.
"Ya, dan saya sangat berterima kasih kepada asosiasi karena mereka membiarkan saya memisahkan hal itu dan menjadi pelatih kepala," ucapnya.
Menurut Tuchel, fokus penuh terhadap sepak bola menjadi kunci jika Inggris ingin melangkah jauh di turnamen.
"Turnamen ini sudah cukup sulit jika kita hanya fokus pada sepak bola," tutup pelatih berusia 52 tahun tersebut.
Berita Terkait
-
Kondisi Bukayo Saka Perlu Perhatian Khusus Jelang Piala Dunia 2026
-
Bikin Malu! Penampakan 'Air Terjun' di Stadion AS Jelang Kick Off Piala Dunia 2026
-
Tiket Suporter Mendadak Hangus! Cara AS Bikin Iran Pulang Lebih Awal dari Piala Dunia 2026?
-
AS Ribet! Viral Timnas Senegal Diperiksa Bak Teroris di Bandara
-
Daftar Venue Piala Dunia 2026: 16 Stadion Megah di Tiga Negara Tuan Rumah
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
FIFA Larang Bendera Lama Iran Berkibar di Stadion Saat Piala Dunia 2026
-
Kondisi Bukayo Saka Mengkhawatirkan, Thomas Tuchel Hati-Hati Mainkan di Piala Dunia 2026
-
Barcelona Khawatir Lamine Yamal Dipaksakan Tampil di Piala Dunia 2026
-
Kapten Mozambik Doakan Timnas Indonesia Bisa Tembus Piala Dunia 2030
-
Kondisi Bukayo Saka Perlu Perhatian Khusus Jelang Piala Dunia 2026
-
Aksi Mata-mata Pelatih Vietnam Dibalas Doa oleh John Herdman
-
Atletico Madrid Tolak Tawaran Rp2,69 Triliun dari Real Madrid untuk Julian Alvarez
-
Bikin Malu! Penampakan 'Air Terjun' di Stadion AS Jelang Kick Off Piala Dunia 2026
-
Harry Kane Buka Suara soal Kondisi Christian Eriksen, Sebut Ada Keputusan Besar yang Menanti
-
Tiket Suporter Mendadak Hangus! Cara AS Bikin Iran Pulang Lebih Awal dari Piala Dunia 2026?