Bola / Bola Dunia
Rabu, 10 Juni 2026 | 13:17 WIB
Piala Dunia 2026 diramaikan pemain berusia 40 tahun seperti Cristiano Ronaldo, Luka Modric, dan Edin Dzeko. Apa rahasia mereka tetap bersaing di level tertinggi? [UEFA.com]
Baca 10 detik
  • Cristiano Ronaldo, Luka Modric, Edin Dzeko, dan Sebastian Soria membuktikan pemain berusia 40 tahun masih mampu bersaing di level tertinggi Piala Dunia 2026.
  • Kemajuan ilmu olahraga, nutrisi, pemulihan fisik, serta adaptasi gaya bermain menjadi faktor utama panjangnya usia karier para pemain veteran.
  • Pakar olahraga menilai fenomena ini kemungkinan sulit terulang pada generasi berikutnya karena jadwal pertandingan pemain muda kini jauh lebih padat.

Suara.com - Piala Dunia 2026 mencatat fenomena unik dengan kehadiran para pemain veteran berusia di atas 40 tahun yang masih menjadi pilar utama tim nasional mereka di level tertinggi sepak bola.

Nama-nama besar seperti Cristiano Ronaldo, Luka Modric, Edin Dzeko, hingga Sebastian Soria membuktikan bahwa usia hanyalah angka di tengah kemajuan pesat ilmu olahraga serta manajemen kebugaran modern.

Keberadaan para pemain "tua-tua keladi" ini menjadi sorotan karena selama puluhan tahun sejarah turnamen, hanya sedikit pemain non-kiper yang mampu tampil kompetitif di usia kepala empat.

Ledakan Generasi 40 Tahun di Amerika Utara

Kegagalan Kroasia lolos babak 16 besar tidak mengurangi sinar Luka Modric dalam laga Italia kontra Kroasia. (uefa.com)

Dulu, melihat pemain non-kiper yang masih aktif berlaga di Piala Dunia pada usia di atas 40 tahun merupakan sebuah kelangkaan.

Sejarah mencatat hanya legenda Kamerun, Roger Milla, yang mampu menjaga performa puncaknya hingga usia 42 tahun pada Piala Dunia 1990 dan 1994.

Namun, Piala Dunia 2026 di Amerika Utara justru menjadi panggung berkumpulnya para "singa tua" yang masih memiliki taring tajam.

Cristiano Ronaldo tetap memimpin Portugal di usia 41 tahun, sementara Luka Modric masih menjadi jenderal lini tengah Kroasia pada usia 40 tahun.

Daftar tersebut semakin panjang dengan kehadiran striker Bosnia-Herzegovina, Edin Dzeko, serta penyerang Qatar, Sebastian Soria, yang telah menginjak usia 42 tahun.

Baca Juga: AS Ribet! Viral Timnas Senegal Diperiksa Bak Teroris di Bandara

Kehadiran para pemain ini memicu perdebatan di kalangan pengamat mengenai apakah fenomena tersebut sekadar kebetulan atau hasil evolusi ilmu olahraga modern.

Adaptasi Gaya Main dan Peran Kepemimpinan

Edin Dzeko mengaku sangat bangga bisa membawa generasinya kembali ke panggung sepak bola paling bergengsi di dunia sebagai seorang pemimpin.

"Saya sangat senang bisa memimpin tim ini sebagai kapten, generasi baru yang hebat ini, ke Piala Dunia dan masih banyak lagi yang akan datang," ujar Dzeko kepada ESPN.

Longevitas atau usia panjang karier para pemain ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil adaptasi cerdas di atas lapangan.

Dzeko menyadari bahwa kemampuan fisiknya tidak lagi sama seperti satu dekade lalu. Karena itu, ia lebih banyak mengandalkan penempatan posisi, pengalaman, dan insting mencetak gol.

Load More