-
Pelatih Hossam Hassan menyiapkan Hamza Abdelkarim sebagai suksesor masa depan Mohamed Salah di Mesir.
-
Barcelona resmi mempermanenkan kontrak Abdelkarim senilai €1,5 juta setelah melihat potensi besarnya.
-
Mesir mengusung misi kolektivitas tim guna mengakhiri ketergantungan penuh pada sosok Mohamed Salah.
Suara.com - Nakhoda Timnas Mesir Hossam Hassan resmi memulai proyek de-Salahisasi dengan mengorbitkan talenta baru milik Barcelona. Langkah berani ini diambil demi memutus ketergantungan kronis skuad The Pharaohs pada sosok tunggal Mohamed Salah.
Langkah taktis tersebut dipicu oleh lonjakan performa kilat Hamza Abdelkarim yang baru berusia 18 tahun. Punggawa anyar raksasa Catalan ini diproyeksikan langsung memegang peran vital dalam kampanye Piala Dunia mendatang.
Hassan meyakini kehadiran sang remaja di atas lapangan akan langsung memberikan dampak instan bagi kolektivitas tim. Sang pelatih melihat kapasitas mental dan teknis luar biasa yang melekat kuat pada diri Abdelkarim.
"Kami telah melihat banyak hal [yang kami sukai dari Hamza], kepribadiannya, kemampuan teknis, ambisi, apa yang ingin dicapai oleh pemain tersebut," urai Hassan memulai penjelasan.
"Kita bisa melihatnya saat kami melakukan perekrutan, dan dalam pertandingan bersama para pemain muda. Dia bermain di tingkat yang sangat tinggi dan sudah terlalu mumpuni untuk sepak bola usia muda."
Kepercayaan diri kubu Mesir kian berlipat ganda setelah manajemen Barcelona mempermanenkan status Abdelkarim. Mahar senilai €1,5 juta resmi dibayarkan kepada Al Ahly guna mengikat sang striker di Camp Nou secara jangka panjang.
Reputasi mentereng di level klub papan atas Eropa diyakini menjadi modal berharga bagi sang penyerang belia. Hassan terus memantau perkembangan anak asuhnya tersebut sejak tampil impresif di turnamen junior internasional.
"Saya melihat pengaruh positif yang dia bawa ke dalam tim pada Piala Dunia U-17 2025, dan saya telah mengikuti semua pertandingannya untuk Barcelona," beber Hassan.
"Ketika dia datang untuk bekerja bersama kami, saya dapat melihat bahwa dia adalah pemain yang sangat baik untuk sepak bola Mesir. Ini mungkin mengejutkan bagi sebagian orang, tetapi dia memiliki semua kualitas dari seorang pemain yang kuat."
Baca Juga: Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti
"Dia telah membuktikannya di Barcelona, dan ketika seorang pemain tampil untuk salah 1 klub terbesar di dunia, dia dapat memberikan pengaruh yang sangat positif bagi sepak bola Mesir, bahkan mungkin dalam waktu dekat."
Abdelkarim sejatinya baru mencatatkan debut seniornya bersama Mesir pada akhir Mei lalu setelah tampil memikat bersama tim Barcelona Juvenil. Namun, visi taktis Hassan tidak lagi berfokus pada individu melainkan keharmonisan kerja sama seluruh unit tim.
Skema baru ini sengaja dirancang agar Mesir bisa melaju jauh di panggung dunia tanpa membebani 1 pemain saja. Ujian berat pertama dari pembuktian taktik baru ini akan langsung tersaji saat mereka menantang tim kuat Belgia.
"Mesir bukan hanya tentang Mohamed Salah, ini tentang semua pemain dan kinerja kolektif mereka," tegas Hassan menyambung argumennya. "Saya berharap mereka dapat memenuhi ekspektasi di panggung dunia [melawan Belgia]."
"Kami memiliki banyak bakat, selain Salah, selain [Omar] Marmoush, dan saya pikir para pendukung akan melihat performa yang luar biasa dari tim kami."
Restrukturisasi skuad menjadi hal yang mendesak mengingat mayoritas pilar utama The Pharaohs kini telah melewati usia produktif. Salah sendiri dijadwalkan merayakan ulang tahun ke-34 tepat saat timnya bentrok di lapangan hijau melawan Setan Merah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sihir Hajime Moriyasu: Taktik 'Langka' Timnas Jepang Bikin Belanda Gigit Jari
-
Di Balik Swedia Bantai Tunisia, Yasin Ayari Menghancurkan Tanah Kelahiran Sang Ayah
-
Prediksi Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Koeman Blak-blakan Usai Belanda Imbang Lawan Jepang: Ini Standar Minimal Kami!
-
Tiba di AS, Timnas Iran Lansung Disambut Aksi Demonstrasi, Ini Biang Keroknya
-
Shin Tae-yong Dapat Kuasa Penuh di Persija Jakarta, Manajemen Siap Kasih Pemain Terbaik
-
Prediksi Skor Arab Saudi Vs Uruguay: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Tumbang di Laga Perdana, Moises Caicedo Ingin Timnas Ekuador Segera Bangkit
-
Pelatih Iran Jelang Lawan Selandia Baru: Kami Main untuk Rakyat, Bukan Politik!