- Timnas Inggris mengalahkan Kroasia dengan skor 4-2 pada laga perdana Grup H Piala Dunia 2026, Rabu (17/6/2026).
- Striker Kroasia, Petar Musa, mencetak satu gol dalam pertandingan tersebut meski timnya harus mengakui keunggulan skuad Inggris.
- Petar Musa merupakan mantan rekan setim kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, saat keduanya masih memperkuat klub FC Dallas.
Suara.com - Striker Kroasia, Petar Musa berhasil mencetak satu gol ke gawang Inggris. Ia adalah mantan rekan setim Maarten Paes saat di FC Dallas.
Pertandingan sengit mewarnai laga perdana Grup H Piala Dunia 2026 saat Timnas Inggris berhadapan dengan Kroasia pada Rabu (17/6/2026) waktu setempat.
Meskipun harus mengakui keunggulan The Three Lions yang menutup pertandingan dengan skor ketat 2-4, skuad Kroasia sejatinya memberikan perlawanan yang sangat spartan sepanjang babak pertama.
Salah satu pencetak gol Kroasia dalam laga tersebut, Petar Musa rupanya memiliki kedekatan dengan sepak bola Indonesia, lantaran ia merupakan mantan rekan setim dari penjaga gawang utama skuad Garuda, Maarten Paes.
Saling kejar-mengejar gol mewarnai jalannya paruh pertama pertandingan Inggris vs Kroasia.
Inggris sukses membuka keunggulan terlebih dahulu melalui eksekusi penalti Harry Kane.
Namun, Kroasia berhasil membalas dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat tembakan keras Martin Baturina.
Kane kembali membawa Inggris memimpin berkat golnya pada menit ke-42, sebelum akhirnya disamakan kembali oleh penyerang Kroasia, Petar Musa sesaat menjelang turun minum.
Sayangnya, dominasi taktis Inggris kian tidak terbendung di babak kedua setelah Jude Bellingham dan Marcus Rashford melesatkan dua gol tambahan untuk menyegel kemenangan 4-2 bagi skuad asuhan Thomas Tuchel.
Baca Juga: Cody Gakpo Peringatkan Belanda untuk Waspadai Alexander Isak
Keberhasilan Petar Musa membobol jala gawang Inggris secara otomatis memantik perhatian publik tanah air terhadap rekam jejak kariernya.
Saat ini, penyerang tajam asal Kroasia tersebut tercatat merintis karier di kompetisi Major League Soccer (MLS) Amerika Serikat bersama FC Dallas.
Klub tersebut merupakan tim yang dibela oleh Maarten Paes sebelum sang penjaga gawang memutuskan untuk merampungkan kepindahannya ke raksasa Belanda, Ajax Amsterdam.
Berdasarkan himpunan data statistik dari Transfermarkt, kolaborasi taktis antara Musa dan Paes telah berjalan sangat padu dengan membukukan catatan bermain bersama dalam 51 pertandingan resmi dengan akumulasi durasi mencapai 4.085 menit.
Kebersamaan panjang di atas lapangan hijau tersebut melahirkan rasa respek mendalam dari diri Petar Musa terhadap kualitas kiper Timnas Indonesia tersebut.
Musa pernah melontarkan pujian setinggi langit mengenai kepribadian bersahaja serta komitmen profesional luar biasa yang ditunjukkan oleh Paes di dalam maupun luar lapangan.
"Ia (Maarten Paes) salah satu pemain kunci dalam tim kami. Pertama-tama, ia orang yang hebat di luar lapangan," ucap Musa dikutip dari mlssoccer.com.
Ia pun menambahkan testimoni positifnya perihal kapasitas teknis sang kiper yang dinilainya sangat layak bersaing di panggung sepak bola tertinggi.
"Di lapangan, ia seorang profesional yang hebat. Pemain yang sangat bagus. Ia menunjukkan kualitasnya selama musim ini dan layak berada di sini," tegas penyerang Kroasia tersebut.
Berita Terkait
-
Ngeyel dengan Instruksi, Thomas Tuchel Semprot Jordan Pickford saat Inggris Kalahkan Kroasia
-
Didier Deschamps Akui Tegur Pemain Timnas Prancis
-
Portugal Ditahan Imbang RD Kongo, Cristiano Ronaldo Ukir Rekor Buruk Tanpa Gol
-
Tak Peduli Dicap Vilain, Antonio Rudiger: Nama Saya Menghasilkan Banyak Klik
-
Dari Ibu Kota hingga Kamp Pengungsi, Warga Kongo Berpesta bak Raih Piala Dunia
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Perkuat Ekosistem Keuangan Pertanian di Minahasa Selatan, BRI Komitmen Beri Dukungan
-
Tiga Ledakan Terdengar Beruntun, Ruko Penjual Pakan dan Pertamini Terbakar di Palembang
-
Rumah Mewahnya Digeledah Kejagung, Kubu Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Buka Suara
-
3 Rekomendasi Shade Wardah Skin Tint untuk Pemilik Kulit Kuning Langsat
-
Perbandingan Mesin Cuci Front Load dan Top Load, Mana yang Lebih Bagus?
-
5 Tablet Rp2 Jutaan yang Support Keyboard Bluetooth, Cocok Buat Ngerjain Tugas
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Musda Golkar Sumsel Dibuka Ketum Bahlil, Perebutan Kursi Ketua Mengarah ke Andie Dinialdie?
-
8 Tips Memilih Mobil Bekas yang Kondisi Mesin Masih Bagus, Jangan Asal Tergiur Murah
-
Win Metawin Cerita Momen Nonton Piala Dunia di Fan Meeting Jakarta, Kini Ingin Bawa Keluarga ke Bali