- Cristiano Ronaldo mencetak rekor sebagai pemain tertua saat Portugal bermain imbang 1-1 melawan RD Kongo di Houston Stadium.
- Penampilan Ronaldo dinilai kurang efektif karena gagal melepaskan tembakan tepat sasaran sepanjang laga Piala Dunia 2026 tersebut.
- Pelatih Roberto Martinez tetap mendukung Ronaldo meski efektivitas serangan Portugal menurun saat sang kapten tampil sejak awal laga.
Lini tengah yang dihuni Vitinha, Bruno Fernandes, dan Bernardo Silva mampu mengontrol jalannya laga dengan mencatatkan sekitar 200 operan lebih banyak dibanding lawannya.
Namun dominasi tersebut tidak berbanding lurus dengan efektivitas serangan.
Menariknya, RD Kongo justru unggul dalam jumlah percobaan tembakan dengan delapan peluang berbanding tujuh milik Portugal.
Wakil Afrika itu juga mencatat expected goals (xG) lebih tinggi, yakni 0,82 dibanding 0,64 milik Portugal.
Data lain yang turut menjadi sorotan menunjukkan Portugal memiliki rata-rata 2,8 gol per pertandingan ketika Ronaldo tidak menjadi starter.
Angka tersebut turun menjadi 1,9 gol saat sang kapten bermain sejak menit awal.
Roberto Martinez Tetap Membela Sang Kapten
Meski mendapat banyak kritik, pelatih Portugal Roberto Martinez tetap memberikan dukungan penuh kepada Ronaldo.
Menurutnya, pengalaman dan insting mencetak gol yang dimiliki Ronaldo masih menjadi aset penting bagi tim, terutama dalam pertandingan yang berjalan ketat.
Baca Juga: Performa Mulai Jadi Sorotan, Cristiano Ronaldo Kini Titik Lemah Portugal di Piala Dunia 2026
"Dalam pertandingan seperti hari ini, di mana sulit untuk masuk ke dalam kotak penalti, penting untuk menggunakan kualitas Cristiano," kata Martinez.
Ia juga menegaskan bahwa keputusan mempertahankan Ronaldo selama 90 menit bukanlah hal yang keliru.
"Tidak masuk akal untuk menarik keluar pencetak gol terbanyak dalam sejarah sepak bola dalam pertandingan di mana kami membutuhkan gol," tegasnya.
Meski demikian, keputusan tersebut terus menjadi bahan diskusi mengingat Portugal masih memiliki sejumlah penyerang muda yang dinilai mampu memberikan dinamika berbeda di lini depan.
Tantangan Portugal Menuju Fase Gugur
Hasil imbang melawan RD Kongo membuat Portugal belum berada dalam posisi aman di Grup K.
Selain itu, laga tersebut juga menjadi catatan bersejarah bagi RD Kongo yang berhasil meraih poin di Piala Dunia setelah penantian panjang selama lebih dari lima dekade.
Bagi Portugal, fokus kini tertuju pada upaya memperbaiki efektivitas serangan jelang menghadapi pertandingan berikutnya.
Sementara bagi Ronaldo, sorotan akan terus mengiringi setiap penampilannya.
Rekor demi rekor memang masih mampu ia pecahkan, tetapi pertanyaan mengenai kontribusinya dalam perburuan gelar juara dunia Portugal tampaknya akan terus menjadi bahan perdebatan sepanjang turnamen berlangsung.
Berita Terkait
-
Sadio Mane Ungkap Pernah Sepakat Gabung Manchester United, Kini Buka Peluang Kembali ke Liga Inggris
-
Sanksi Themba Zwane Diputus FIFA, Pelatih Afrika Selatan Ajukan Banding Resmi
-
Portugal, Monolog Panjang yang Tak Menggugah
-
Tayangan Piala Dunia 2026 Hilang di TVRI? Begini Solusinya
-
Cristiano Ronaldo Catat Rekor Unik di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis