Bola / Bola Dunia
Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:44 WIB
Skuad Timnas Indonesia. (instagram.com/@pssi)
Baca 10 detik
  • Erick Thohir menetapkan Stadion Pakansari sebagai lokasi laga Piala AFF 2026 demi menyesuaikan kapasitas stadion dengan jumlah penonton.
  • Pemilihan venue didasarkan pada profil lawan serta upaya menjaga atmosfer pertandingan tetap maksimal saat laga berlangsung nanti.
  • PSSI melakukan rotasi penggunaan stadion untuk menjaga kualitas rumput lapangan agar selalu dalam kondisi prima sepanjang musim.

Suara.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir membeberkan alasan di balik keputusan menggunakan Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, sebagai salah satu kandang Timnas Indonesia ketimbang Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada ajang Piala AFF 2026. Salah satu pertimbangannya adalah melihat profil lawan dan kebutuhan pertandingan yang akan dijalani skuad Garuda.

Piala AFF 2026 dijadwalkan berlangsung pada Juli mendatang. Tim asuhan John Herdman tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, serta pemenang babak kualifikasi antara Brunei Darussalam dan Timor Leste.

Erick menegaskan bahwa tidak semua pertandingan harus digelar di stadion berkapasitas besar seperti GBK. PSSI akan menyesuaikan pilihan venue berdasarkan situasi dan kebutuhan tim.

"Tentu ada beberapa opsi yang kita lakukan. Nanti untuk AFF kita lihat terlebih dahulu. Saya tidak mau menganggap remeh semua lawan karena semua lawan pasti memberikan yang terbaik," kata Erick Thohir di Sarinah, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

"Kita lihat saja di Piala Dunia, Kongo bisa menahan Portugal. Banyak negara Asia juga tampil di atas ekspektasi. Jadi di AFF pun pasti banyak negara akan memberikan yang terbaik," lanjutnya.

Pakansari Dinilai Lebih Ideal untuk Laga Tertentu

Erick Thohir. (pssi.org)

Menurut Erick, penggunaan stadion dengan kapasitas yang lebih kecil seperti Pakansari dapat menjadi solusi untuk menjaga atmosfer pertandingan tetap maksimal.

Stadion yang terisi penuh dinilai lebih ideal dibandingkan stadion berkapasitas besar yang menyisakan banyak kursi kosong. Faktor jumlah suporter tim lawan yang datang ke Indonesia juga menjadi pertimbangan.

"Di situlah kita melihat, jika ada negara yang jumlah pendukung yang datang dari negaranya terbatas, mungkin kita akan mempertimbangkan stadion yang lebih kecil," ujarnya.

Baca Juga: Ipswich Town Lawan Oxford United, Duel Pemain Timnas Indonesia Bakal Tersaji?

Namun, untuk pertandingan menghadapi tim-tim besar di kawasan Asia Tenggara, PSSI tetap membuka peluang menggunakan GBK.

"Namun, kalau melawan Vietnam, Thailand, atau tim besar lainnya, kemungkinan kita akan menggunakan stadion besar seperti GBK," kata Erick.

Jaga Kualitas Rumput Stadion

Selain mempertimbangkan kapasitas penonton, PSSI juga ingin menjaga kualitas lapangan stadion yang digunakan Timnas Indonesia sepanjang musim. Karena itu, rotasi penggunaan venue dianggap penting agar kondisi rumput tetap terawat dan berada dalam kondisi terbaik.

"Kita ingin menjaga kapasitas stadion tetap terisi dengan baik dan juga memastikan ada rotasi penggunaan lapangan agar kondisi rumput terus membaik dan tetap prima saat digunakan untuk pertandingan," pungkasnya.

Load More