- Persija Jakarta menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala untuk membangun skuad kompetitif menghadapi kompetisi Super League musim 2026/2027.
- Manajemen Persija memberikan keleluasaan penuh kepada Shin Tae-yong untuk menentukan komposisi pemain sesuai visi taktik dan kebutuhan tim.
- Pihak manajemen dan pelatih telah menyepakati batas anggaran belanja pemain sejak awal agar proses rekrutmen berjalan lancar.
Suara.com - Persija Jakarta tampaknya benar-benar serius menyambut Super League 2026/2027. Setelah menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala, manajemen kini memberikan keleluasaan besar kepada juru taktik asal Korea Selatan tersebut untuk membentuk skuad sesuai visi dan kebutuhannya.
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mencapai kesepakatan terkait anggaran belanja pemain bersama Shin Tae-yong.
Kesepakatan itu menjadi fondasi penting dalam proyek ambisius Macan Kemayoran untuk kembali bersaing di papan atas.
Menurut Prapanca, sejak awal proses negosiasi kerja sama, kedua belah pihak telah membahas secara rinci kebutuhan tim, termasuk batas anggaran yang dapat digunakan untuk mendatangkan pemain baru.
“Untuk tim senior, kami menyerahkan sepenuhnya proses rekrutmen kepada Coach Shin Tae-yong. Tentu saja dia tetap berdiskusi dengan kami terkait anggaran,” kata Mohamad Prapanca, dikutip dari kanal YouTube TVOne.
Kepercayaan penuh yang diberikan kepada Shin Tae-yong menunjukkan keseriusan Persija dalam membangun tim yang lebih kompetitif pada musim depan.
Mantan pelatih Timnas Indonesia itu tidak hanya bertanggung jawab di lapangan, tetapi juga memiliki peran sentral dalam menentukan komposisi skuad yang akan menjadi tulang punggung tim.
Anggaran Transfer Sudah Disepakati Sejak Awal
Prapanca menegaskan bahwa pembahasan mengenai anggaran bukanlah isu yang muncul belakangan.
Baca Juga: Persija Cuci Gudang, Shin Tae-yong Lepas Riko Simanjuntak dan Dua Pemain Lain
Semua detail terkait kebutuhan tim dan batas belanja pemain telah disepakati sejak awal kerja sama.
Dengan adanya kesepakatan tersebut, proses perekrutan pemain diyakini dapat berjalan lebih lancar tanpa hambatan berarti.
“Namun mengenai anggaran itu sendiri sudah kami sepakati sejak awal ketika mencapai kesepakatan kerja sama. Jadi seharusnya tidak ada kejutan lagi,” lanjut Prapanca.
“Sudah ada batasannya dan tidak boleh melebihi angka tersebut,” sambungnya.
Persija diperkirakan menjadi salah satu klub paling aktif pada bursa transfer kali ini.
Pasalnya, sejumlah pemain asing maupun lokal telah dilepas sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh setelah tim gagal memenuhi target pada musim lalu.
Berita Terkait
-
Klub yang Prioritaskan Pemain Lokal di Super League akan Dapat Bonus dari I.League
-
Ternyata STY Diminati Klub Jepang dan China, tapi Memilih Gabung Persija Jakarta
-
Shin Tae-yong Kasih Kode Tipe Pemain-pemain yang Bakal Dicoret dari Persija
-
Persija Siapkan Anggaran Besar untuk Shin Tae-yong, Bidik Gelar Juara dan Pentas Asia
-
Alasan Persija Lepas Hanif Sjahbandi Meski Kontrak Masih Panjang
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis