Bola / Bola Dunia
Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:26 WIB
Brasil mengalahkan Haiti 3-0 di Piala Dunia 2026 dan resmi melampaui Jerman sebagai tim dengan gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen. [Dok. FIFA]
Baca 10 detik
  • Brasil mengalahkan Haiti 3-0 di Philadelphia Stadium pada Jumat (19/6) dalam laga Grup C Piala Dunia 2026.
  • Kemenangan tersebut menjadikan Brasil tim tersubur sepanjang sejarah Piala Dunia dengan total koleksi 241 gol internasional.
  • Matheus Cunha mencetak dua gol dan Vinicius Junior satu gol, membawa Brasil memuncaki klasemen sementara Grup C.

Selain tajam di lini depan, Brasil juga tampil solid dalam bertahan. Selecao berhasil membuat Haiti gagal melepaskan satu pun tembakan ke arah gawang sepanjang babak pertama.

Catatan tersebut menjadi yang pertama bagi Brasil dalam pertandingan Piala Dunia sejak menghadapi Skotlandia pada edisi 1990.

Secara keseluruhan, dominasi Brasil tercermin dari statistik expected goals (xG) yang mencapai 1,5 berbanding 0,23 milik Haiti.

Sayangnya, kemenangan ini harus dibayar mahal. Raphinha terpaksa meninggalkan lapangan pada menit ke-40 akibat cedera hamstring. Kondisi pemain Barcelona tersebut kini masih dipantau dan diragukan tampil pada pertandingan berikutnya.

Brasil Pertegas Status Favorit

Bagi Haiti, kekalahan ini memperpanjang catatan buruk mereka di Piala Dunia. Tim asal Karibia tersebut masih belum pernah meraih poin maupun mencatatkan clean sheet sepanjang sejarah partisipasi mereka di turnamen ini.

Haiti juga tercatat kebobolan tiga gol atau lebih dalam empat dari lima pertandingan terakhir mereka di putaran final Piala Dunia.

Sebaliknya, kemenangan ini semakin menegaskan dominasi Brasil saat menghadapi wakil Concacaf. Selecao kini memenangkan sembilan dari 10 pertandingan terakhir melawan tim dari kawasan Amerika Utara dan Karibia, dengan sembilan clean sheet.

Dengan status baru sebagai tim tersubur sepanjang sejarah Piala Dunia dan performa yang terus membaik, Brasil semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026.

Baca Juga: Herve Renard: Saya Bukan Penyihir

Load More