-
Jerman memutus kutukan 16 tahun selalu gagal menang di laga kedua Piala Dunia.
-
Deniz Undav menjadi pahlawan kemenangan dramatis lewat dua golnya di babak kedua.
-
Kemenangan atas Pantai Gading memastikan langkah impersif skuad asuhan Julian Nagelsmann.
Suara.com - Timnas Jerman sukses meraih kemenangan penting atas Pantai Gading pada matchday kedua Grup E Piala Dunia 2026. Bertanding di BMO Field, Toronto, Kanada, Minggu (21/6/2026) dini hari WIB, Der Panzer menang dengan skor 2-1 setelah sempat tertinggal lebih dulu.
Hasil ini bukan hanya mengantarkan Jerman meraih enam poin dari dua pertandingan, tetapi juga mengakhiri rekor buruk yang membayangi mereka selama 16 tahun di ajang Piala Dunia.
Pantai Gading tampil mengejutkan pada babak pertama. Tim asal Afrika itu mampu membuat Jerman kesulitan mengembangkan permainan dan membuka keunggulan lebih dulu lewat gol Franck Kessie pada menit ke-30.
Jerman berupaya membalas melalui sejumlah peluang, tetapi kokohnya pertahanan Pantai Gading dan penampilan impresif kiper Yahia Fofana membuat gawang mereka tetap aman.
Fofana bahkan tercatat melakukan lima penyelamatan penting yang membuat Pantai Gading mempertahankan keunggulan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, pelatih Julian Nagelsmann melakukan perubahan yang terbukti menjadi titik balik pertandingan.
Deniz Undav yang masuk dari bangku cadangan langsung memberikan dampak besar bagi permainan Jerman.
Penyerang berusia 29 tahun itu berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-68 dan menghidupkan kembali harapan Der Panzer untuk meraih kemenangan.
Setelah gol tersebut, Jerman terus menekan pertahanan Pantai Gading yang mulai kewalahan menghadapi gelombang serangan lawan.
Baca Juga: Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, Undav kembali menunjukkan ketajamannya. Pada menit ke-90+4, ia mencetak gol kedua sekaligus memastikan kemenangan dramatis 2-1 untuk Jerman.
Kemenangan ini terasa semakin spesial karena mengakhiri kutukan yang telah menghantui Jerman selama 16 tahun.
Terakhir kali mereka mampu memenangkan dua pertandingan awal secara beruntun di Piala Dunia terjadi pada edisi 2006 saat mengalahkan Kosta Rika 4-2 dan Polandia 1-0.
Sejak saat itu, Jerman selalu gagal mempertahankan momentum pada laga kedua fase grup. Di Piala Dunia 2010, mereka menang 4-0 atas Australia sebelum kalah 0-1 dari Serbia.
Pada edisi 2014, kemenangan telak 4-0 atas Portugal hanya diikuti hasil imbang 2-2 melawan Ghana.
Nasib serupa berlanjut pada Piala Dunia 2018 ketika Jerman kalah 0-1 dari Meksiko sebelum bangkit mengalahkan Swedia 2-1.
Sementara pada Piala Dunia 2022, mereka tumbang 1-2 dari Jepang dan hanya bermain imbang 1-1 melawan Spanyol.
Kutukan itu akhirnya berakhir di Piala Dunia 2026. Setelah menghajar Curacao dengan skor 7-1 pada laga pembuka, pasukan Julian Nagelsmann kembali menunjukkan mental juara dengan menaklukkan Pantai Gading 2-1.
Hasil tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Jerman siap kembali bersaing dalam perebutan gelar juara dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan