Bola / Bola Dunia
Senin, 22 Juni 2026 | 04:31 WIB
Timnas Inggris mengalahkan Kroasia 4-2 di Piala Dunia 2026. Strategi berani Thomas Tuchel dan ketajaman Harry Kane jadi kunci kemenangan Tiga Singa. [Dok. IG England]
Baca 10 detik
  • Timnas Inggris berhasil mengalahkan Kroasia dengan skor 4-2 pada laga pembuka Grup L Piala Dunia di Dallas.
  • Emmanuel Petit dan Troy Deeney mengkritik performa Jordan Pickford yang dianggap tidak memberikan rasa aman bagi tim.
  • Pelatih Thomas Tuchel mendapat pujian atas intensitas permainan Inggris yang solid melalui kepemimpinan kapten Harry Kane.

Suara.com - Legenda Prancis Emmanuel Petit melontarkan kritik tajam terhadap kiper Jordan Pickford usai kemenangan Timnas Inggris atas Timnas Kroasia.

Meski menang 4-2, performa Pickford dinilai belum meyakinkan untuk membawa Inggris melangkah jauh di Piala Dunia 2026.

Dalam laga pembuka Grup L di Dallas, Inggris tampil impresif lewat dua gol Harry Kane serta kontribusi Jude Bellingham dan Marcus Rashford. Namun, lini belakang terutama posisi penjaga gawang tetap menjadi sorotan.

“Saya tidak terlalu terkesan dengan Pickford. Saya pikir dia seharusnya bisa berbuat lebih baik pada gol pertama,” ujar Petit dikutip dari Metro.uk

“Jika ingin melangkah sampai akhir, Anda butuh salah satu kiper terbaik di turnamen. Saya tidak benar-benar percaya diri dengan dia.”

Kritik serupa juga datang dari mantan striker Inggris Troy Deeney.

Deeney bahkan menilai kehadiran Pickford di bawah mistar justru tidak memberi rasa aman bagi tim.

“Kami ingin memenangkan Piala Dunia, tapi dengan dia di gawang, saya rasa itu sulit. Dia tidak memberi kepercayaan diri,” kata Deeney.

Deeney juga menyoroti gaya komunikasi Pickford di lapangan yang kerap menyalahkan rekan setim.

Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari

Meski demikian, Petit tetap optimistis dengan peluang Inggris.

Ia memuji intensitas permainan tim asuhan Thomas Tuchel yang dinilai solid sejak awal turnamen.

Secara khusus, Petit menyanjung peran Kane sebagai pemimpin tim.

“Dia bukan hanya mencetak gol, tapi juga bekerja keras dalam bertahan. Dia pemimpin sejati,” ujarnya.

Inggris dijadwalkan melanjutkan perjuangan menghadapi Timnas Ghana pada laga berikutnya di Boston.

Load More