- Republik Demokratik Kongo mengalahkan Uzbekistan 3-1 di Piala Dunia 2026, yang membuat posisi Iran di klasemen menjadi genting.
- Nasib Iran bergantung pada hasil laga Grup J antara Aljazair melawan Austria yang saat ini masih imbang 2-2.
- Hasil imbang antara Aljazair dan Austria akan meloloskan kedua tim tersebut serta memastikan eliminasi bagi timnas Iran.
Suara.com - Situasi tak biasa muncul di fase grup Piala Dunia 2026 setelah kemenangan Republik Demokratik Kongo atas Uzbekistan dengan skor 3-1.
Hasil itu membuat persaingan perebutan tiket lolos menjadi rumit, khususnya bagi Iran yang kini bergantung pada laga lain.
Dengan empat poin, Kongo masuk dalam zona tim peringkat ketiga terbaik dan mendorong Iran ke posisi genting.
Nasib Iran kini sepenuhnya ditentukan oleh hasil pertandingan antara Aljazair melawan Austria di laga terakhir Grup J.
Hingga menit ke-72 saat artikel ini dimuat, laga Aljazair vs Austria masih sama kuat 2-2.
Dua gol Aljazair dicetak oleh Rafik Belghali dan Riyad Mahrez.
Sedangkan dua gol Austria dicetak oleh Marko Arnautovic dan Marcel Sabitzer.
Secara matematis, hasil imbang justru menguntungkan kedua tim. Aljazair dan Austria akan sama-sama mengoleksi empat poin, dengan Austria finis sebagai runner-up grup dan Aljazair melaju lewat jalur peringkat ketiga terbaik.
Sebaliknya, jika salah satu tim menang, tim yang kalah akan tertahan di tiga poin dan otomatis tersingkir.
Baca Juga: Skenario Ronaldo vs Messi di Piala Dunia 2026: Final atau Perebutan Juara 3
Dalam skenario itu, Iran yang juga mengoleksi tiga poin berpeluang kembali masuk ke daftar tim peringkat ketiga terbaik.
Kondisi ini menciptakan dilema tersendiri di lapangan.
Aljazair dan Austria cukup bermain aman untuk mengamankan hasil imbang, sementara Iran hanya bisa berharap salah satu tim mengambil risiko dan keluar sebagai pemenang.
Berita Terkait
-
Skenario Ronaldo vs Messi di Piala Dunia 2026: Final atau Perebutan Juara 3
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Tanjung Verde Viralkan Nyanyian 1 Persen
-
Steve Clarke Resmi Mundur usai Skotlandia Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Untuk Pertama Kali Sejak 20 Tahun Lalu, Lionel Messi Harus Rasakan Hal Ini
-
Tua-tua Keladi! Luka Modric Cetak Rekor Fenomenal di Piala Dunia
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Skenario Ronaldo vs Messi di Piala Dunia 2026: Final atau Perebutan Juara 3
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Tanjung Verde Viralkan Nyanyian 1 Persen
-
Steve Clarke Resmi Mundur usai Skotlandia Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Untuk Pertama Kali Sejak 20 Tahun Lalu, Lionel Messi Harus Rasakan Hal Ini
-
Tua-tua Keladi! Luka Modric Cetak Rekor Fenomenal di Piala Dunia
-
Neymar Hamburkan Rp17 Miliar di Piala Dunia 2026, Beli Jam Mewah di New York
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Tak Mampu Cetak Gol, Portugal Gagal Menang Cristiano Ronaldo Ucap Dua Kata
-
Comeback Dramatis Kongo Kalahkan Uzbekistan 3-1 dan Cetak Sejarah Lolos Fase Gugur
-
Cristiano Ronaldo Dkk Mandul Lawan Kolombia, Begini Penjelasan Berani Roberto Martnez