- Pelatih Timnas Kongo Sebastien Desabre mengaku bangga timnya berhasil mengukir sejarah dengan lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
- Kemenangan tersebut membuat Kongo lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
- RD Kongo bangkit melalui dua gol Yoane Wissa dan satu gol Fiston Mayele setelah lebih dahulu kebobolan pada babak pertama.
Suara.com - Pelatih Timnas Kongo Sebastien Desabre mengaku bangga timnya berhasil mengukir sejarah dengan lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Dia menyatakan, keberhasilan untuk lolos merupakan buah dari kerja keras tim selama empat tahun terakhir dan kemenangan 3-1 melawan Uzbekistan pada laga penentu Grup K di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Minggu (28/6/2026) WIB, adalah pembuktiannya.
"Kami percaya kepada seluruh pemain di dalam skuad, karena mereka menunjukkan karakter dan kualitas saat tim membutuhkannya," kata Desabre seusai pertandingan dalam laman FIFA.
Kemenangan tersebut membuat Kongo lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik dan untuk pertama kalinya dalam sejarah melaju ke fase gugur.
Menurut dia, para pemain menunjukkan keyakinan dan semangat pantang menyerah meski sempat tertinggal lebih dahulu pada pertandingan tersebut.
Dia juga mengapresiasi kontribusi sejumlah pemain yang baru mendapat kesempatan tampil pada laga terakhir fase grup.
Tenaga segar dari pemain-pemain tersebut menjadi salah satu faktor penting yang membantu tim membalikkan keadaan.
Desabre menyatakan, timnya kini mengalihkan fokus untuk menghadapi babak 32 besar guna melawan Inggris, pada Rabu (1/7).
Dia optimistis pengalaman beberapa pemain yang berkarier di Liga Inggris dapat membantu persiapan menghadapi lawan berikutnya, sekaligus menjaga peluang melanjutkan perjalanan bersejarah di Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Piala Dunia Itu Kejam! Pesan Mendalam Fabio Cannavaro Usai Timnas Uzbekistan Tersingkir
RD Kongo bangkit melalui dua gol Yoane Wissa dan satu gol Fiston Mayele setelah lebih dahulu kebobolan pada babak pertama.
Hasil itu menjadi kemenangan perdana mereka di putaran final Piala Dunia, sejak tampil sebagai Timnas Zaire pada edisi 1974.
[ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Mikroplastik dalam Kosmetik: Bagaimana Produk Kecantikan Bisa Mencemari Lingkungan?
-
Isu Gerakan Massa Agustus Ramai di Medsos, Murni Keresahan Ekonomi atau Ada Kepentingan Politik?
-
Sungai Cihaur Diduga Dicemari Limbah, DLH Bandung Barat Kantongi Nama Pelakunya
-
Mau Debut Marathon Internasional? Program Ini Siap Dampingi Pelari Indonesia dari Nol Sampai Finish!
-
Kasus TPPU Eks Jampidsus, Kejagung Periksa Pengacara dan Pihak Swasta Terkait Aset
-
Viral, Fasilitas Perusahaan Sawit PT Bumi Sentosa Abadi Dibakar Massa
-
Bye Kulit Kering! 4 Hydrogel Mask Korea Panthenol Kunci Skin Barrier Kuat
-
Satu Perempuan, Ini Sosok Dua Terduga Pelaku Challenge Baca Alquran Hadiah Miras
-
Kemenbud Bakal Tingkatkan Situs Bersejarah di Kabupaten Bogor Jadi Cagar Budaya Nasional
-
Jokowi akan Hadir di Sidang Tahunan MPR RI dan Upacara HUT RI ke-81, Sudah Siapkan Baju Adat