Bola / BolaTaiment
Rabu, 01 Juli 2026 | 01:22 WIB
Diego Maradona berpose dengan Ballon d'Or di Lido di Paris pada 13 November 1986. Ia dianugerahi penghargaan tersebut setelah Piala Dunia FIFA 1986. Penghargaan Bola Emas diberikan kepada pemain terbaik di setiap putaran final Piala Dunia FIFA. Pascal GEORGE / AFP
Baca 10 detik
  • Video lawas Diego Maradona dari tahun 2018 kembali viral saat berlangsungnya Piala Dunia 2026 di Amerika Utara.
  • Maradona pernah mengkritik potensi komersialisasi berlebih FIFA, termasuk kekhawatiran adanya pembagian babak pertandingan demi kepentingan iklan.
  • Penerapan jeda hidrasi akibat cuaca panas di Piala Dunia 2026 memicu perdebatan terkait prediksi komersialisasi tersebut.

Suara.com - Sebuah video lama legenda Argentina Diego Maradona kembali viral di tengah berlangsungnya Piala Dunia 2026.

Dalam rekaman tersebut, Maradona seolah “meramalkan” adanya jeda pertandingan demi kepentingan komersial televisi.

Pernyataan itu disampaikan Maradona pada 2018, tak lama setelah FIFA menunjuk Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko sebagai tuan rumah.

Saat itu, ia mengkritik keras potensi komersialisasi berlebihan dalam turnamen sepak bola terbesar di dunia.

“Mereka akan membagi pertandingan menjadi empat babak, bukan dua, untuk memasukkan iklan. Kalian akan lihat,” ujar Maradona dalam wawancara yang kini kembali ramai dibahas seperti dinukil dari TycSport.

Ucapan tersebut kembali relevan setelah sejumlah laga Piala Dunia 2026 diwarnai jeda hidrasi.

Kondisi cuaca panas ekstrem, khususnya di Amerika Serikat, membuat wasit menghentikan pertandingan untuk memberi waktu istirahat bagi pemain.

Meski jeda ini merupakan bagian dari protokol FIFA demi keselamatan pemain dan ofisial, durasi siaran yang bertambah turut memicu perdebatan.

Banyak penggemar mengaitkannya dengan prediksi Maradona tentang kepentingan komersial dalam sepak bola modern.

Baca Juga: Anak Patrick Kluivert dan 2 Pemain Belanda Jadi Korban Serangan Rasis Usai Kegagalan de Oranje

Pada wawancara yang sama, Maradona juga mempertanyakan keputusan FIFA menunjuk Amerika Serikat sebagai tuan rumah.

Maradona menilai negara tersebut tidak memiliki budaya sepak bola yang kuat dibandingkan negara tradisional lainnya.

“Tidak ada gairah. Orang Kanada mungkin hebat dalam ski, dan Amerika ingin membagi pertandingan jadi empat bagian demi iklan,” kata Maradona kala itu.

Load More