-
Republik Demokrasi Kongo tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah tipis dari Inggris.
-
Keunggulan awal Kongo melalui gol Brian Cipenga sirna akibat dua gol Harry Kane.
-
Pelatih Sebastien Desabre menilai skuadnya memetik pengalaman berharga meski kalah jam terbang.
Suara.com - Ketajaman lini depan Timnas Inggris menyudahi kejutan besar yang hampir diciptakan Republik Demokrasi Kongo di laga hidup mati rebutan posisi baba 16 besar Piala Dunia 2026 semalam.
Kombinasi kematangan taktik dan keunggulan mental membawa tim elite Eropa tersebut membalikkan keadaan di menit-menit krusial.
Republik Demokrasi Kongo sebenarnya tampil mengejutkan dengan mendikte permainan pada awal laga.
Namun, konsentrasi yang buyar di akhir babak kedua membuat keunggulan berharga mereka sirna seketika.
Sebastien Desabre selaku arsitek tim mengakui bahwa lini pertahanannya lengah dalam mengawal pergerakan penyerang lawan.
"Menjelang akhir pertandingan kami memberikan dua peluang, lalu salah satu pemain terbaik di dunia mencetak dua gol ke gawang kami. Sangat disayangkan," kata Desabre setelah pertandingan itu, dalam laman FIFA, Kamis (2/7/2026).
Kekalahan menyakitkan ini tidak membuat sang pelatih asal Prancis berkecil hati terhadap masa depan skuadnya.
Dia optimistis bentrokan sengit melawan tim raksasa global akan mempercepat kematangan mental bertanding anak asuhnya.
"Mereka mendapatkan banyak pengalaman dengan menghadapi tim seperti ini," ujarnya.
Baca Juga: 3 Fakta Menarik Inggris vs Kongo, The Three Lions Dibikin Frustrasi
Desabre secara jeli melihat bahwa anak asuhnya masih sering gugup ketika menghadapi tekanan di panggung sebesar Piala Dunia.
Evaluasi mendalam dipastikan langsung berjalan demi mendongkrak performa tim pada kompetisi internasional mendatang.
"Kami terus belajar dan terus berkembang. Kami akan melanjutkan proses ini dengan tenang," tutur Desabre.
Laga sengit di babak 32 besar Piala Dunia 2026 ini menjadi akhir dari perjalanan heroik perwakilan Afrika tersebut.
Langkah berani Republik Demokrasi Kongo terpaksa terhenti setelah menyudahi laga dengan skor tipis 1-2 di tangan Inggris.
Brian Cipenga sempat menyalakan asa publik Kongo lewat gol cepatnya saat laga baru berjalan 7 menit.
Sayangnya, Inggris mengamuk pada akhir laga lewat dwi gol Harry Kane di menit ke-75 dan ke-86 yang mengunci tiket 16 besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Libas Ekuador, Meksiko Hidupkan Memori Emas Piala Dunia 1986
-
Terungkap! Sejumlah Pemain Jerman Tolak Ambil Penalti saat Tersingkir dari Paraguay
-
Rekor Gol Paling Telat dalam Sejarah! 3 Fakta Comeback Belgia atas Senegal di Piala Dunia 2026
-
Kata-kata Harry Kane Timnas Inggris Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Inggris vs Kongo, The Three Lions Dibikin Frustrasi
-
Kritik Rooney Usai Inggris Susah Payah Tekuk Kongo: Gelandang dan Bek Tak Meyakinkan
-
Inggris Tantang Meksiko di 16 Besar, Tuchel: Mustahil Adaptasi Oksigen Tipis Stadion Azteca
-
Rekor Gila Harry Kane: Sah Lampaui Koleksi Gol Pele di Piala Dunia!
-
Hasil Piala Dunia 2026: Comeback Epik Belgia Hancurkan Mimpi Senegal Lewat Gol Penalti Menit 120+5!
-
Gemilang Bareng Maroko di Piala Dunia 2026, Ismael Saibari Direkrut Bayern Munchen Rp950 Miliar!