-
Spanyol melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Austria 0-3.
-
Dua gol Mikel Oyarzabal dan sundulan Pedro Porro memastikan kemenangan dominan La Furia Roja.
-
Kapten Austria David Alaba mengakui perubahan taktik Spanyol menyulitkan timnya mengembangkan permainan.
Suara.com - Langkah impresif Austria di Piala Dunia 2026 terpaksa terhenti secara tragis akibat ketidakmampuan mereka keluar dari tekanan penguasaan bola superior milik Timnas Spanyol.
Skema permainan menyerang yang diusung La Furia Roja terbukti terlalu mematikan hingga membuat lini pertahanan Austria porak-poranda sepanjang laga.
Kekalahan telak 3 gol tanpa balas ini menjadi tamparan keras sekaligus cerminan jurang kualitas taktik yang nyata di atas lapangan.
Dua gol kilat Mikel Oyarzabal serta satu sundulan akurat Pedro Porro menjadi pembeda utama dalam duel hidup mati ini.
Stadion Los Angeles menjadi saksi bisu bagaimana armada Luis de la Fuente mendikte jalannya pertandingan sejak peluit pertama dibunyikan.
Kapten Austria, David Alaba, secara ksatria mengakui bahwa timnya kehabisan bensin akibat terus-menerus mengejar bola yang dialirkan pemain Spanyol.
"Mereka terlalu kuat apalagi saat menguasai bola. Mereka begitu sering menguasainya dan setelah 90 menit, sangat sulit bila Anda hanya terus berlari mengejar bola. Mereka memiliki banyak pemain dengan kualitas tinggi dan sangat berbahaya," ujar Alaba yang dikutip dari laman FIFA.
David Alaba merasa performa awal timnya sebenarnya cukup menjanjikan untuk mengimbangi agresivitas lawan.
Namun, momentum positif tersebut langsung buyar saat jeda water break babak pertama dimanfaatkan secara cerdik oleh pelatih Spanyol.
Baca Juga: Mikel Oyarzabal Jadi Pembeda! Spanyol Ungguli Austria 1-0 di Babak 32 Besar
"Selama 20 hingga 25 menit pertama kami bermain cukup baik. Namun, setelah jeda singkat untuk minum, saya pikir mereka sedikit mengubah cara bermain dan sejak saat itu pertandingan menjadi jauh lebih sulit bagi kami," kata Alaba.
Kreativitas para gelandang Spanyol dalam memindahkan arah serangan membuat sistem pressing ketat Austria menjadi tidak berguna.
Efektivitas penyelesaian akhir yang mematikan dari lini depan La Furia Roja akhirnya menghukum setiap kelengahan pertahanan Austria.
Kemenangan mutlak ini resmi mengantarkan sang raksasa Eropa melenggang ke fase 16 besar Piala Dunia 2026.
Kini, Spanyol tinggal menunggu pemenang dari laga sengit antara Portugal melawan Kroasia untuk menjadi penantang berikutnya.
Pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 ini mempertemukan dua tim Eropa dengan gaya bermain yang bertolak belakang.
Austria mencoba tampil mengejutkan dengan mengandalkan kedisiplinan organisasi lini belakang demi meredam nama besar Spanyol.
Namun, dominasi mutlak armada Luis de la Fuente sepanjang 90 menit membuktikan bahwa kematangan taktik dan kedalaman skuad Spanyol masih berada di level tertinggi sepak bola global.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
4 Fakta Menarik Spanyol vs Austria, La Furia Roja Mulus ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026 Diatur? Ada Dugaan FIFA Kunci Argentina sebagai Juara
-
Invasi Suporter Argentina di Miami! Tiket Selangit dan Ancaman Keamanan Bayangi Laga 32 Besar
-
Mikel Oyarzabal Jadi Pembeda! Spanyol Ungguli Austria 1-0 di Babak 32 Besar
-
Oliver Kahn Murka! Tuding Jerman di Piala Dunia 2026 Dihuni Pemain Mental Tempe
-
Momen Langka! Lionel Messi Tertawa Ngakak saat Diperiksa Petugas Bandara
-
Sisi Lain Bomber Norwegia Antonio Nusa, Ternyata Penulis Buku Best Seller
-
Psywar Jelang Portugal vs Kroasia, Cristiano Ronaldo Disebut Impoten
-
Virgil Van Dijk Batal Gantung Sepatu? Sosok Arne Slot Jadi Kunci
-
Out of the Box! Sarina Wiegman Didorong Jadi Pelatih Belanda Gantikan Ronald Koeman