- Aurelien Tchouameni absen membela Prancis melawan Paraguay pada babak 16 besar Piala Dunia akibat cedera paha.
- Posisi gelandang bertahan Prancis akan diisi oleh Manu Kone untuk menjaga stabilitas lini tengah tim tersebut.
- Pertandingan di Philadelphia tersebut terancam kendala cuaca panas ekstrem yang berisiko menguras stamina para pemain Prancis.
Suara.com - Timnas Prancis menerima kabar kurang menggembirakan jelang duel babak 16 besar Piala Dunia 2026 melawan Paraguay.
Gelandang bertahan andalan Les Bleus, Aurelien Tchouameni, dipastikan absen karena mengalami cedera paha.
Berdasarkan laporan media Prancis L'Equipe yang dikutip Reuters, pemain berusia 26 tahun itu tidak akan tampil dalam pertandingan yang digelar Sabtu waktu setempat.
Sebagai penggantinya, pelatih Didier Deschamps diperkirakan akan mempercayakan posisi tersebut kepada Manu Kone.
Absennya Tchouameni menjadi kehilangan besar bagi lini tengah Prancis karena ia selalu menjadi pilihan utama dalam tiga dari empat pertandingan sepanjang turnamen.
Padahal, Les Bleus sedang berada dalam tren positif setelah menyapu bersih fase grup dan mengalahkan Swedia 3-0 pada babak 32 besar.
Prancis Juga Diadang Cuaca Ekstrem
Selain kehilangan pemain kunci, Prancis juga harus menghadapi tantangan cuaca panas ekstrem di Philadelphia.
Suhu udara saat pertandingan diperkirakan mencapai 100 derajat Fahrenheit atau sekitar 38 derajat Celsius.
Baca Juga: Cape Verde Takluk 3-2, Argentina Lolos 16 Besar dan Siap Tantang Mesir
Kondisi tersebut diperparah dengan tingkat kelembapan yang tinggi sehingga diprediksi akan menguras stamina para pemain.
Didier Deschamps mengaku khawatir cuaca ekstrem dapat memengaruhi kesehatan dan performa pemainnya.
"Apakah kondisi ini baik untuk kesehatan para pemain ketika menghadapi cuaca ekstrem, baik panas, dingin, maupun lapangan yang keras?" ujar Didier Deschamps.
Meski demikian, pelatih berusia 57 tahun itu menegaskan timnya harus mampu beradaptasi.
"Namun kami tidak memilih, jadi kami beradaptasi dan mengantisipasi segala kemungkinannya," tambah Deschamps.
Ia juga mengenang perjuangan Prancis saat membutuhkan 120 menit untuk menyingkirkan Paraguay pada Piala Dunia 1998.
Berita Terkait
-
Hasil Piala Dunia 2026: Sontekan Maut Jhon Arias Bawa Kolombia Singkirkan Ghana
-
Argentina Salahkan Lapangan usai Susah Payah Kalahkan Tanjung Verde
-
Mohamed Salah Menangis Haru, Mesir Singkirkan Australia Lewat Adu Penalti
-
Kisah Vozinha Tembok Cape Verde, Si Kiper yang Buat Lionel Messi Frustrasi
-
Pelatih Tanjung Verde Bangga Hiu Biru Bikin Argentina Susah Payah di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Spanyol Usung Misi Balas Dendam saat Jumpa Portugal di 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Portugal Penuh Keraguan Jelang Hadapi Spanyol di 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Prancis vs Paraguay: Les Bleus Tak Hanya Lawan Albirroja, tapi Juga Suhu 38 Derajat
-
Hasil Piala Dunia 2026: Sontekan Maut Jhon Arias Bawa Kolombia Singkirkan Ghana
-
Argentina Salahkan Lapangan usai Susah Payah Kalahkan Tanjung Verde
-
Pelatih Tanjung Verde Bangga Hiu Biru Bikin Argentina Susah Payah di Piala Dunia 2026
-
Robi Darwis Bongkar Alasan Tinggalkan Persib demi Arema FC
-
Lionel Messi Cetak 3 Rekor Gila saat Bantu Argentina Singkirkan Tanjung Verde
-
Cristiano Ronaldo Punya Pelatih Baru di Al Nassr
-
Cristiano Ronaldo Buka Suara soal Pensiun, Masa Depan Ditentukan usai Piala Dunia 2026