Bola / Bola Indonesia
Minggu, 05 Juli 2026 | 07:02 WIB
HLS All-Stars 2025/2026 di Kudus menjadi ajang seleksi Timnas Putri Indonesia U-16. Takumi Taniguchi memantau langsung calon pemain untuk Srikandi Merdeka Cup. [HSL]
Baca 10 detik
  • HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 akan diselenggarakan di Supersoccer Arena, Kudus, pada 5 hingga 12 Juli 2026.
  • Sebanyak 16 tim terbaik akan berkompetisi sekaligus menjalani proses seleksi pemain berbakat untuk Timnas Putri Indonesia U-16.
  • Proses scouting dilakukan Takumi Taniguchi dan Timo Scheunemann guna menjaring pemain potensial untuk ajang Srikandi Merdeka Cup mendatang.

Suara.com - Sepak bola putri Indonesia bersiap memasuki babak baru melalui gelaran HYDROPLUS Soccer League (HSL) All-Stars 2025/2026 yang akan berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus.

Ajang bergengsi yang digelar pada 5-12 Juli 2026 ini bukan sekadar turnamen biasa, melainkan menjadi wadah seleksi penting bagi Timnas Putri Indonesia U-16.

Sebanyak 16 tim terbaik dari empat regional di seluruh Indonesia akan bersaing memperebutkan gelar sekaligus menunjukkan kualitas di hadapan tim pemantau nasional.

Kepastian mengenai status seleksi tersebut dikonfirmasi langsung oleh Program Manager HYDROPLUS Soccer League yang menyebut adanya keterlibatan tim pelatih Timnas Putri Indonesia.

Takumi Taniguchi Pantau Langsung Talenta Muda

HSL All-Stars 2025/2026 di Kudus menjadi ajang seleksi Timnas Putri Indonesia U-16. Takumi Taniguchi memantau langsung calon pemain untuk Srikandi Merdeka Cup. [Ig Takumi Tanaguchi]

Daya tarik utama turnamen edisi kali ini adalah kehadiran asisten pelatih Timnas Putri Indonesia asal Jepang, Takumi Taniguchi, yang akan memantau langsung jalannya pertandingan.

Takumi Taniguchi tidak bekerja sendiri. Ia akan didampingi pakar sepak bola Timo Scheunemann untuk melakukan proses scouting sepanjang turnamen.

Keduanya akan menjaring sekitar 50 hingga 60 pemain potensial yang diproyeksikan masuk ke dalam talent pool nasional.

Para pemain terpilih nantinya berpeluang memperkuat Timnas Putri Indonesia U-16 pada ajang Srikandi Merdeka Cup yang digelar Agustus mendatang.

Baca Juga: Satoru Mochizuki Minta Maaf Usai Timnas Putri Indonesia Takluk 0-2 dari Singapura

Langkah ini menjadi bagian dari strategi PSSI bersama Bakti Olahraga Djarum Foundation dalam membangun sistem pembinaan sepak bola putri yang berkelanjutan.

Jembatan Menuju Level Profesional

Turnamen ini dirancang sebagai jembatan bagi pemain kategori U-15 dan U-18 sebelum melangkah ke level yang lebih tinggi.

Program tersebut melengkapi jalur pembinaan yang sebelumnya diawali melalui MilkLife Soccer Challenge untuk kelompok usia U-12.

Selain memberi kesempatan kepada pemain, HSL All-Stars juga menjadi wadah pembinaan bagi Sekolah Sepak Bola (SSB) putri agar memiliki jalur pengembangan yang lebih terarah.

Untuk kategori U-15, pertandingan menggunakan format sembilan lawan sembilan di setengah lapangan. Sementara kategori U-18 menggunakan format standar 11 lawan 11 di lapangan penuh.

Load More