Bola / Bola Dunia
Minggu, 05 Juli 2026 | 10:03 WIB
Thomas Tuchel (AFP)
Baca 10 detik
  • Thomas Tuchel meminta skuad Timnas Inggris menjaga ketenangan mental menghadapi teror nonteknis Meksiko.

  • Adaptasi dipercepat di dataran tinggi Mexico City guna mengatasi kendala pernapasan serta laju bola.

  • Pengamanan ketat di sekitar hotel menjamin pemain Timnas Inggris mendapatkan istirahat yang berkualitas.

"Kami tidak memiliki masalah tadi malam. Saya rasa FIFA menangani situasi ini, dan kami memiliki keamanan di sekitar hotel, jadi kami mengharapkan tidur malam yang nyenyak," kata Tuchel.

"Kita memiliki kick-off jam 6 sore, jadi jika kita kehilangan beberapa jam tidur, kita akan memiliki waktu untuk tidur beberapa jam lagi di akhir pagi," jelas pelatih asal Jerman itu.

"Saya tidak ingin membicarakan masalah yang belum ada, rasanya tidak benar. Apa yang saya alami hingga sekarang sangat penuh rasa hormat dan sangat emosional, tetapi juga sangat mendukung tim kami," tuturnya.

"Jadi kami sangat menghormati semua orang. Kami menghormati lawan, kami menghormati momen pertandingan. Kami berharap juga diperlakukan dengan rasa hormat, dan begitulah kenyataannya, jadi berbicara sekarang tentang potensi masalah tidak masuk akal bagi saya. Jika itu datang, kami akan menerimanya," tambahnya.

"Itulah seluruh pendekatan untuk seluruh turnamen. Ini adalah turnamen yang menuntut, dan cara terbaik untuk mendekatinya adalah dengan santai, tenang, dan fokus pada diri kita sendiri," tutup Tuchel.

Kondisi mencekam ini dipicu oleh insiden yang menimpa timnas Ekuador pada babak sebelumnya sebelum mereka disingkirkan Meksiko. Hotel tempat Ekuador menginap dihujani ledakan petasan sepanjang malam, yang kemudian memicu protes resmi kepada FIFA.

Load More