-
Stale Solbakken mengklarifikasi video ruang ganti yang dianggap tidak menghormati pelatih Brasil, Carlo Ancelotti.
-
Norwegia berambisi mempertahankan rekor sejarah tidak terkalahkan melawan Brasil pada babak 16 besar.
-
Tim nasional Norwegia telah merancang strategi khusus termasuk menyiapkan lima eksekutor penalti utama.
Suara.com - Pelatih Norwegia Stale Solbakken menegaskan tidak ada maksud melecehkan juru taktik Brasil Carlo Ancelotti menjelang duel babak 16 besar Piala Dunia 2026. Pernyataan tegas ini merespons kegaduhan video internal tim saat ia meneriakkan kesiapan menantang Ancelotti.
Solbakken mengklarifikasi bahwa seruan emosional pasca-kemenangan dramatis atas Pantai Gading murni merupakan bentuk antusiasme tinggi. Alih-alih meremehkan, ia justru memandang laga di New Jersey ini sebagai pembuktian taktik tingkat tinggi.
"Itu hanya untuk memuji dia [Ancelotti] karena dia adalah salah satu pelatih terhebat di sepak bola Eropa," ujar Solbakken saat dimintai klarifikasi mengenai ucapannya.
"Dia mungkin yang terhebat dengan lima trofi Liga Champions dan gelar juara di berbagai negara."
Solbakken menambahkan bahwa reputasi besar sang lawan justru menjadi bahan bakar motivasi bagi anak asuhnya. Sikap profesional arsitek tim Samba tersebut dinilai menjadi teladan terbaik di jagat sepak bola modern.
"Cara dia memperlakukan lawan, cara dia bertindak dalam sepak bola adalah sesuatu yang harus ditiru oleh semua orang."
"Sangat bagus juga bagi sepak bola bahwa dia mengambil pekerjaan internasional bersama tim internasional terbesar di dunia sepak bola."
Norwegia kini mengusung misi mustahil untuk memperpanjang rekor superior mereka yang belum pernah kalah dari pemilik lima gelar Piala Dunia itu. Kendati demikian, Solbakken sadar posisi timnya tetaplah kuda hitam yang harus tampil tanpa cela.
"Ini adalah kehormatan besar bagi kami, tetapi besok kami harus mengalahkan dia dan mengalahkan Brasil untuk tetap bertahan di kompetisi."
Baca Juga: Jesse Marsch: Kami Lebih Baik di Babak Pertama, Maroko 'Ngegas' di sepertiga Akhir Laga
"Kami bisa mengalahkan Brasil jika kami tampil 100%, jika tidak, kami tidak punya peluang," tutur Solbakken dengan realistis.
Sang pelatih melihat peta kekuatan tim lawan kini sudah jauh lebih dinamis dan tidak se-dominan era sebelumnya. Celah tersebut yang akan dimanfaatkan untuk menciptakan kejutan besar di fase gugur.
"Brasil masih menjadi favorit, tetapi saya rasa mereka bukan favorit besar seperti tahun-tahun lalu."
"Namun ya, akan menjadi kejutan jika Norwegia menang. Tim ini mendapatkan hasil yang bagus dan gaya bermain kami juga membantu, tetapi sulit untuk mengatakan persentase peluang kami."
Solbakken menekankan pertahanan kolektif menjadi kunci utama untuk meredam kreativitas individu para bintang Seleção. Kolektivitas tim dianggap jauh lebih ampuh ketimbang hanya menjaga satu atau dua pemain bintang saja.
"Brasil memiliki banyak pemain bagus, kita harus menghentikan pemain-pemain individu tersebut, tetapi pertama-tama kita harus menghentikan Brasil sebagai sebuah tim."
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Tak Dapat Tempat di Ipswich Town, Elkan Baggott Kini Dilirik Klub Liga Inggris Lain
-
Persib Bakal Bikin Timnas Indonesia Semakin Kuat di Piala AFF 2026, Ini Alasannya
-
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bikin Lionel Messi Ketar-ketir
-
Ole Romeny Susul Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen Gabung Persib Bandung? Ini Kodenya
-
Cahya Supriadi Pasang Target Balas Dendam ke Vietnam, Timnas Indonesia Siap Buru Gelar Piala AFF
-
Optimisme PSSI Membumbung! Sumardji Ungkap Alasan Timnas Indonesia Diyakini Bisa Juara Piala AFF
-
Witan Sulaeman Bertahan di Persija hingga 2029, Punya Misi yang Belum Tuntas Bersama Macan Kemayoran
-
3 Fakta Menarik Jelang Brasil vs Norwegia, Taktik Mematikan Aliran Bola Erling Haaland
-
Momen Bendera Palestina Berkibar Setelah Mesir Menumbangkan Australia
-
Didier Deschamps Ungkap Alasan Prancis Sulit Kalahkan Paraguay