- Timnas Prancis mengalahkan Paraguay 1-0 dalam babak 16 besar Piala Dunia 2026 melalui gol penalti Kylian Mbappe.
- Bek Paraguay Juan Jose Caceres melakukan penjagaan agresif dan terlibat adu mulut dengan Mbappe selama pertandingan berlangsung.
- Mbappe mengkritik permainan keras lawan, namun Caceres menegaskan Paraguay telah berupaya maksimal meski akhirnya harus tersingkir dari turnamen.
Suara.com - Laga sengit antara Paraguay dan Prancis di babak 16 besar Piala Dunia 2026 menyisakan cerita panas di lapangan.
Bek Paraguay, Juan Jose Caceres, mengungkap duel kerasnya dengan bintang Prancis, Kylian Mbappe, dalam pertandingan yang berakhir 1-0 untuk Les Bleus.
Caceres menyebut Mbappe bukan lawan yang mudah dihentikan.
Ia bahkan mengaku harus bermain agresif agar tidak kehilangan kendali terhadap pergerakan sang penyerang.
“Untungnya dia lebih sering main di tengah, bukan di sisi saya. Saya harus benar-benar menekannya, kalau tidak dia akan lolos,” ujar Caceres usai pertandingan.
Tak hanya duel fisik, pertandingan juga diwarnai adu mulut antara kedua pemain.
Caceres mengungkap momen unik saat Mbappe melontarkan kalimat bernada provokasi.
“Dia bilang, ‘Apa? Mau cium saya?’ Saya jawab saja, ‘Ya, kalau kamu mau’,” kata Caceres sambil tertawa seperti dikutip dari TycSport.
Di sisi lain, Mbappe yang mencetak gol kemenangan lewat penalti mengaku kesal dengan permainan keras Paraguay.
Baca Juga: Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 dan Catatan Apik Meksiko yang Ungguli Argentina
Kylian Mbappe menilai pertandingan berjalan dengan tensi tinggi dan penuh kontak fisik.
“Kami membuktikan bahwa kami bukan hanya tim yang bermain indah. Kalau harus bermain keras, kami juga bisa melakukannya,” ujar Mbappe.
Namun, Caceres menegaskan timnya hanya berusaha tampil maksimal di lapangan.
Caceres membantah anggapan bahwa Paraguay bermain kotor dalam laga tersebut.
“Saya tidak mendengar apa yang dia katakan. Kami hanya melakukan tugas kami di lapangan,” tegasnya.
Meski tersingkir, Cáceres menyebut Paraguay telah memberikan segalanya. Ia menilai timnya bermain layaknya final di setiap momen pertandingan.
“Kami meninggalkan segalanya di lapangan. Setiap bola kami anggap final. Kami kalah, tapi tetap berdiri,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 dan Catatan Apik Meksiko yang Ungguli Argentina
-
Duel Maut Vinicius Junior vs Erling Haaland: Siapa yang Melaju ke 8 Besar?
-
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bikin Lionel Messi Ketar-ketir
-
Lebih dari 600 Drone Disita FBI, Apa yang Sebenarnya Terjadi di Balik Layar Piala Dunia 2026?
-
Dihentikan Prancis di 16 Besar, Paraguay Gagal Ulang Sejarah Tahun 2010
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Tak Dapat Tempat di Ipswich Town, Elkan Baggott Kini Dilirik Klub Liga Inggris Lain
-
Persib Bakal Bikin Timnas Indonesia Semakin Kuat di Piala AFF 2026, Ini Alasannya
-
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bikin Lionel Messi Ketar-ketir
-
Jelang Norwegia vs Brasil, Stale Solbakken: Kami Siapkan Skema Adu Penalti
-
Ole Romeny Susul Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen Gabung Persib Bandung? Ini Kodenya
-
Cahya Supriadi Pasang Target Balas Dendam ke Vietnam, Timnas Indonesia Siap Buru Gelar Piala AFF
-
Optimisme PSSI Membumbung! Sumardji Ungkap Alasan Timnas Indonesia Diyakini Bisa Juara Piala AFF
-
Witan Sulaeman Bertahan di Persija hingga 2029, Punya Misi yang Belum Tuntas Bersama Macan Kemayoran
-
3 Fakta Menarik Jelang Brasil vs Norwegia, Taktik Mematikan Aliran Bola Erling Haaland
-
Momen Bendera Palestina Berkibar Setelah Mesir Menumbangkan Australia